Ramadan Fest 1446 Hijriah yang digelar di Islamic Center Masjid Agung Al-Ikhlas, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). (adv/*)

Sambaranews.com, PPU – Ramadan Fest 1446 Hijriah yang digelar di Islamic Center Masjid Agung Al-Ikhlas, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), resmi dibuka pada Kamis (13/3/2025). Acara ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-23 PPU serta upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi dan kolaborasi pembangunan, terutama dalam mendukung Ibu Kota Nusantara (IKN).
Bupati PPU, Mudyat Noor, dalam sambutannya menyoroti bahwa PPU memiliki keterbatasan sumber daya alam dibandingkan daerah lain. Oleh karena itu, strategi penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dipandang sebagai langkah tepat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Kami menyadari keterbatasan sumber daya alam yang kami miliki. Untuk itu, pengembangan UMKM menjadi keputusan yang lebih tepat,” ujar Mudyat Noor.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dari berbagai pihak dalam penyelenggaraan acara ini serta menegaskan bahwa Ramadan Fest dirancang dengan konsep sederhana, mengingat berlangsung di bulan suci.
“Acara ini juga menjadi pembuka dari rangkaian perayaan HUT PPU ke-23. Kehadiran para pemimpin daerah menjadi momen penting bagi kami, seperti menyambut teman lama yang kembali,” tambahnya.
Dalam kesempatan ini, disampaikan pula bahwa tema Ramadan Fest tahun ini, yakni “Kolaborasi untuk Membangun Nusantara,” sangat relevan dengan kondisi saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan IKN. Selain itu, pembukaan jalan Pulau Balang dan rencana pembangunan bandara VVIP diharapkan dapat menjadi akses utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di PPU.
“Tema ini mengandung makna bahwa membangun IKN bukan hanya tugas pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan peran seluruh daerah. Sebagai penunjang IKN, kita perlu memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya,” ujar salah satu pejabat yang hadir dalam acara tersebut.
Pemerintah daerah berharap Ramadan Fest 1446 H dapat menjadi sarana untuk memperkuat sektor UMKM, meningkatkan silaturahmi antara masyarakat dan pemerintah, serta mendorong sinergi dalam pembangunan daerah.
“Saya melihat adanya perubahan yang positif dalam kepemimpinan saat ini. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk berkolaborasi dalam membangun daerah,” pungkasnya.
Ramadan Fest 1446 H diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga wadah bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk berkembang, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. (nr/Adv Diskominfo PPU)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi