Kepala Dinas KUKM Perindag PPU, Margono Hadi Sutanto. (adv/*)

Sambaranews.com, PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di tengah berkembangnya Ibu Kota Nusantara (IKN). Melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKM Perindag), berbagai program telah disiapkan guna meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal dan memperluas pasar mereka ke IKN.
Kepala Dinas KUKM Perindag PPU, Margono Hadi Sutanto, menegaskan bahwa momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten PPU menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk semakin berkembang. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan sektor swasta agar UMKM lokal dapat mengambil bagian dalam pembangunan ekonomi yang semakin pesat.
“Dengan adanya IKN, permintaan pasar akan semakin besar. Oleh karena itu, UMKM PPU harus siap beradaptasi dan meningkatkan kualitas agar bisa masuk ke rantai pasok yang lebih luas,” ujar Margono, Selasa (11/3/2025).
Dalam upaya mendukung pertumbuhan UMKM, Pemkab PPU telah menjalankan berbagai program, mulai dari pelatihan kewirausahaan, peningkatan kualitas produk, hingga kemudahan akses permodalan. Margono menekankan bahwa pelaku usaha tidak hanya harus mempertahankan bisnis mereka, tetapi juga harus mampu berkembang agar dapat memenuhi permintaan pasar yang semakin luas.
“Kami tidak ingin UMKM di PPU hanya bertahan di pasar lokal. Target kami adalah bagaimana mereka bisa tumbuh lebih besar dan menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk IKN,” tambahnya.
Selain penguatan dari sisi produksi, Margono juga menyoroti pentingnya inovasi dalam strategi pemasaran. Menurutnya, pelaku usaha harus mampu beradaptasi dengan tren pemasaran digital, mengoptimalkan media sosial, serta meningkatkan daya tarik produk melalui kemasan dan branding yang lebih modern.
Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah juga akan menggandeng berbagai pihak, termasuk investor dan perusahaan besar, guna menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kuat bagi UMKM. Margono menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sangat diperlukan agar UMKM PPU bisa semakin berkembang dan bersaing di tingkat nasional.
“Kami optimis dengan pendampingan yang tepat dan strategi yang matang, UMKM PPU bisa bersaing di tingkat nasional dan bahkan internasional. Jika kita bersama-sama mendorong pertumbuhan sektor ini, maka dampaknya akan sangat besar terhadap perekonomian daerah,” pungkasnya.
Dengan semangat peringatan HUT ke-23, Pemkab PPU berharap seluruh pelaku UMKM semakin aktif berinovasi dan memanfaatkan peluang yang ada. Pemerintah akan terus memberikan dukungan agar sektor usaha kecil dan menengah di PPU semakin berkembang dan mampu bersaing dalam ekonomi nasional. (nr/Adv Diskominfo PPU)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi