
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kusnandar. (adv/nur)
Sambaranews.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar menggelar program pemeriksaan kesehatan gratis di 32 Puskesmas. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan sejak dini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kukar, Kusnandar, menjelaskan bahwa program ini telah berjalan sejak 10 Februari 2025 dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat melalui akun Satu Sehat atau dengan langsung mendatangi Puskesmas terdekat.
“Kami memastikan program ini berjalan sesuai arahan pemerintah pusat. Layanan kesehatan ini merupakan bagian dari upaya edukasi agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujarnya saat diwawancarai di kantor Bappeda Kukar, Selasa (25/2/2025).
Menurut Kusnandar, kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini sejatinya sudah menjadi bagian dari program skrining kesehatan yang rutin dilakukan di 32 Puskesmas di Kukar. Namun, dalam program yang baru ini, pemerintah memberikan akses lebih luas dan menjadikannya sebagai hadiah khusus bagi masyarakat.
“Masyarakat tidak perlu khawatir tentang biaya kesehatan, karena pemerintah terus berupaya memberikan layanan terbaik yang bisa diakses oleh semua kalangan,” jelasnya.
Dinkes Kukar memastikan bahwa program ini tersosialisasi dengan baik ke masyarakat. Seluruh Puskesmas di Kukar telah menyebarluaskan informasi mengenai layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk media sosial dan brosur digital.
“Kami memanfaatkan berbagai media agar masyarakat bisa mendapatkan informasi secara cepat dan mudah. Masyarakat juga bisa langsung bertanya ke Puskesmas terdekat mengenai layanan ini,” tambah Kusnandar.
Selain layanan kesehatan gratis, Pemkab Kutai Kartanegara juga memastikan bahwa iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang memenuhi syarat akan ditanggung oleh pemerintah.
“Kami tetap mempertahankan iuran BPJS kelas 3 untuk masyarakat yang berhak, sehingga mereka tidak terbebani biaya kesehatan. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, sehingga berbagai penyakit dapat dicegah sejak dini. (ADV Diskominfo Kutai Kartanegara/nr)