Ikhsan dan Mursidi bertemu dengan Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri. *(adv/ist)

Sambaranews.com, BALIKPAPAN – Ikhsan dan Mursidi, dua anggota pramuka tuna rungu yang melakukan perjalanan keliling Indonesia, bertemu dengan Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, pada Senin (17/2/2025). Misi mereka dalam perjalanan panjang ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mendukung penyandang disabilitas dalam berbagai bidang, termasuk dalam kepramukaan.
Perjalanan yang mereka tempuh bukan sekadar eksplorasi geografis, tetapi juga bentuk perjuangan untuk menumbuhkan pemahaman bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang bagi seseorang untuk berkontribusi bagi masyarakat. Dengan menempuh ribuan kilometer dari satu daerah ke daerah lain, mereka membawa pesan inklusivitas dan inspirasi bagi banyak orang.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Balikpapan, Ketua DPRD Alwi Al Qadri menyampaikan apresiasi mendalam terhadap semangat dan perjuangan kedua pemuda tersebut. Menurutnya, perjalanan yang dilakukan oleh Ikhsan dan Mursidi bukan hanya menunjukkan keberanian, tetapi juga menjadi bukti bahwa disabilitas bukanlah hambatan untuk mencapai sesuatu yang besar.
“Mereka telah menunjukkan kepada kita bahwa tekad dan semangat tidak mengenal batas. Perjalanan mereka adalah inspirasi bagi banyak orang, terutama dalam hal memperjuangkan kesetaraan bagi kaum difabel,” ujar Alwi dalam pertemuan tersebut.
Alwi menambahkan bahwa perjuangan mereka selaras dengan upaya DPRD dalam mendorong kebijakan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas di Balikpapan. Ia menegaskan bahwa aksesibilitas bagi kaum difabel harus menjadi perhatian utama dalam pembangunan kota.
Ikhsan dan Mursidi berbagi pengalaman mereka selama perjalanan keliling Indonesia, mulai dari tantangan aksesibilitas, keterbatasan fasilitas bagi penyandang disabilitas, hingga bagaimana mereka mendapatkan dukungan dari masyarakat di berbagai daerah. Mereka menuturkan bahwa meskipun ada banyak tantangan, perjalanan ini memberi mereka banyak pelajaran berharga dan memperlihatkan bahwa masih banyak orang yang peduli terhadap inklusivitas.
Mereka juga berharap perjalanan mereka dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap penyandang disabilitas. Dengan bertemu berbagai komunitas, sekolah, dan pejabat pemerintahan, mereka ingin menyampaikan pesan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam mendapatkan kesempatan dan berpartisipasi aktif di masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Alwi Al Qadri menegaskan bahwa DPRD Balikpapan akan terus berupaya menciptakan kebijakan yang mendukung inklusivitas dan memberikan akses yang lebih baik bagi penyandang disabilitas di kota ini. Ia menyebutkan bahwa Balikpapan harus menjadi kota yang ramah bagi semua warganya, termasuk bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus.
“Kami akan terus berupaya agar Balikpapan menjadi kota yang lebih ramah disabilitas, baik dalam hal infrastruktur, pendidikan, maupun lapangan kerja,” tambahnya.
Sebagai langkah konkret, DPRD Balikpapan akan mengkaji kebijakan terkait fasilitas umum yang ramah disabilitas, peningkatan layanan pendidikan inklusif, serta program pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas. Alwi juga menyatakan bahwa komunikasi dengan komunitas difabel akan lebih diperkuat agar setiap kebijakan yang dibuat benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka.
Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam perjalanan Ikhsan dan Mursidi yang membawa pesan harapan, keberanian, dan semangat pantang menyerah bagi seluruh masyarakat Indonesia. Mereka percaya bahwa dengan edukasi yang tepat dan kesadaran yang lebih tinggi dari masyarakat, inklusivitas akan semakin meningkat dan peluang bagi penyandang disabilitas untuk berkembang akan semakin luas.
Dengan perjalanan mereka yang terus berlanjut, mereka berharap lebih banyak orang, komunitas, dan pemerintah daerah yang ikut serta dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas. Kisah mereka bukan hanya tentang perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan menuju masyarakat yang lebih adil dan inklusif bagi semua. (*/ADV/DPRD Balikpapan)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi