
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri. *(adv/ist)
Sambaranews.com, BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan menegaskan bahwa semua pengembang wajib memenuhi persyaratan perizinan sebelum menjalankan proyek pembangunan di kota ini. Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, mendesak BSB Group untuk segera melengkapi dokumen yang diperlukan dalam pembangunan apartemen Green Valley 2 dan proyek lainnya.
Menurut Yusri, kepatuhan terhadap regulasi adalah syarat utama bagi investor yang ingin membangun di Balikpapan agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.
“Kami mengingatkan pihak BSB Group untuk segera melengkapi segala bentuk perizinan yang diperlukan dalam pembangunan. Hal ini penting agar proyek yang sedang berlangsung tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari dan tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku,” kata Yusri, Selasa (4/2/2025).
Ia menegaskan bahwa regulasi perizinan bukan hanya sekadar prosedur administratif, tetapi juga mencakup aspek keselamatan kerja, perlindungan masyarakat sekitar, serta keberlanjutan lingkungan.
DPRD akan terus melakukan pengawasan terhadap proyek-proyek yang ada agar semua proses pembangunan berjalan sesuai dengan tata kelola yang baik. Yusri juga meminta pemerintah kota untuk memastikan bahwa seluruh proyek yang berjalan telah memenuhi syarat yang ditetapkan.
Pemerintah Kota Balikpapan sendiri telah berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi investor dalam mengurus perizinan, tetapi tetap mengutamakan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Dengan demikian, investasi di kota ini dapat berkembang tanpa mengabaikan aspek hukum dan tata ruang.
DPRD juga mengajak masyarakat untuk aktif dalam mengawasi pembangunan yang sedang berlangsung, sehingga Balikpapan tetap menjadi kota yang berkembang dengan tertib dan berkelanjutan.
Dengan adanya pernyataan dari DPRD, diharapkan BSB Group dan pengembang lainnya segera menyelesaikan semua kewajiban administrasi mereka agar proyek dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan di masa mendatang.
(*/ADV/DPRD Balikpapan)