
Kapolres Kukar Bersama Jurnalis. *
Sambaranews.com, KUTAI KARTANEGARA – Untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan insan pers, Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Dody Surya Putra menggelar acara silaturahmi bersama para jurnalis. Acara ini berlangsung dalam suasana santai di Royal Cafe, Jalan Mawar, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, pada Selasa (4/2/2025) pukul 16.00 WITA.
Dalam kegiatan ini, AKBP Dody Surya Putra mengungkapkan kebahagiaannya dapat kembali bertugas di Kutai Kartanegara. Baginya, daerah ini memiliki tempat tersendiri di hati karena ia pernah menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Kukar pada tahun 2013.
“Kutai Kartanegara masih tetap aman dan damai seperti dulu. Saya kembali ke sini dengan semangat baru, ingin lebih fokus pada kegiatan yang menolong masyarakat,” ujarnya di hadapan para jurnalis.
Kapolres menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap berbagai isu sosial. Ia juga berharap sinergi antara kepolisian dan pers dapat terus terjalin dengan baik, terutama dalam hal menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kukar.
“Mari kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peka terhadap permasalahan di lingkungan kita,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan harapannya agar para jurnalis tetap menjalankan tugasnya dengan profesional dan membantu menyebarluaskan informasi yang akurat serta bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya mohon rekan-rekan media menerima saya kembali seperti dulu. Mari kita bersama-sama membangun Kutai Kartanegara yang lebih baik,” katanya dengan penuh semangat.
Silaturahmi ini mendapat sambutan baik dari para jurnalis yang hadir. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur, Abdurahman, mengapresiasi keterbukaan Kapolres terhadap insan pers. Menurutnya, komunikasi yang baik antara kepolisian dan media sangat penting, terutama dalam era digital yang penuh dengan tantangan informasi.
“Indeks kebebasan pers di Kalimantan Timur saat ini berada di posisi kedua secara nasional. Ini menunjukkan bahwa ekosistem jurnalistik kita cukup baik,” ungkapnya.
Namun, ia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi pers saat ini, yaitu maraknya berita yang tidak diverifikasi.
“Kita perlu mengantisipasi penyebaran berita yang mengatasnamakan pers namun tidak melalui proses verifikasi yang benar,” tambahnya.
Abdurahman menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi harus disikapi dengan bijak agar tidak disalahgunakan untuk menyebarkan berita yang menyesatkan.
Ketua PWI Kutai Kartanegara, Bambang, juga turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kapolres yang bersedia meluangkan waktu untuk bertemu dengan para jurnalis. Ia menyebutkan bahwa pertemuan semacam ini dapat mempererat kerja sama antara kepolisian dan media dalam menyampaikan informasi yang berkualitas kepada masyarakat.
“Kami sangat menghargai inisiatif Kapolres yang menyempatkan waktu bertemu dengan rekan-rekan pers di tengah kesibukannya,” ujarnya.
Selain itu, sebagai bagian dari upaya memperkuat kebersamaan, Bambang mengundang Kapolres dan jajarannya untuk ikut serta dalam kegiatan olahraga bersama yang akan diadakan pada Kamis mendatang.
Acara silaturahmi ini tidak hanya menjadi ajang diskusi mengenai peran pers dan kepolisian dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun kebersamaan dalam suasana yang lebih santai. Kehadiran Kapolres dalam acara ini menunjukkan komitmen kepolisian untuk menjalin komunikasi yang lebih baik dengan insan pers di Kukar.
Dengan adanya kerja sama yang erat antara kepolisian dan media, diharapkan informasi yang disampaikan kepada masyarakat semakin akurat, terpercaya, dan memberikan dampak positif bagi perkembangan daerah.
Silaturahmi ini ditutup dengan sesi foto bersama dan perbincangan santai antara Kapolres dan para jurnalis, yang semakin mempererat hubungan baik di antara keduanya. (ari/nr)