Ilustrasi Stres. *(adv/ist)

Sambaranews.com, TENGGARONG – Kesehatan mental menjadi isu yang semakin penting di tengah tekanan hidup yang terus meningkat. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kusnandar, mengingatkan pentingnya pengelolaan stres agar tidak mempengaruhi kesejahteraan fisik dan mental masyarakat. Dalam berbagai kesempatan, Kusnandar menekankan bahwa stres yang tidak ditangani dengan baik bisa berdampak serius pada kesehatan tubuh.
Menurut Kusnandar, stres yang berlarut-larut dapat menyebabkan berbagai gangguan fisik, seperti tekanan darah tinggi, gangguan pencernaan, hingga menurunnya daya tahan tubuh. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih bijaksana dalam menghadapi tekanan hidup dan tidak ragu mencari solusi yang tepat. “Stres adalah bagian dari kehidupan, namun cara kita menghadapinya akan mempengaruhi kualitas hidup kita secara keseluruhan,” jelas Kusnandar.
Selain itu, Kusnandar menyarankan agar setiap individu mencari kegiatan yang dapat meredakan stres, seperti berolahraga, berinteraksi dengan keluarga, atau melakukan aktivitas yang disukai. “Jangan biarkan stres menguasai hidup Anda. Sisihkan waktu untuk diri sendiri dan lakukan aktivitas yang bisa membuat pikiran tenang,” tambahnya.
Pihak Dinkes juga berencana untuk mengadakan pelatihan dan seminar mengenai pengelolaan stres untuk masyarakat. Dengan lebih banyaknya informasi mengenai cara mengelola stres, diharapkan masyarakat Kukar dapat menjaga keseimbangan antara fisik dan mental. “Kesehatan mental yang baik adalah kunci untuk menjaga tubuh tetap sehat dan aktif,” tutup Kusnandar. (*)
(adv)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kukar Serahkan 9,7 ton Beras untuk Petani Terdampak Gagal Panen di Rapak Lambur
Harga Plastik Melonjak hingga 40 Persen, Bebani UMKM di Tenggarong
11.505 Warga Kukar Masih Mencari Kerja, Pemkab Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
Tertunda Empat Bulan, Pemkab Kukar Pastikan Insentif Nakes Desa Segera Cair