Apel gelar pasukan di Mapolres Ponorogo dipimpin Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa.
PONOROGO, SAMBARANEWS – Polres Ponorogo mengerahkan 278 personel gabungan dalam Operasi Patuh Semeru 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini difokuskan pada peningkatan disiplin berlalu lintas melalui edukasi, pencegahan, dan penindakan terhadap berbagai pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pelaksanaan operasi ditandai dengan apel gelar pasukan di Mapolres Ponorogo, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo, Jawa Timur, Senin (26/10/2026). Apel dipimpin Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa dan diikuti personel dari Polres Ponorogo, Kodim 0802 Ponorogo, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta BPBD Ponorogo.
Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Tri Ardha Meidiansyah mengatakan, terdapat delapan sasaran utama yang menjadi perhatian petugas selama operasi berlangsung. Sasaran tersebut mencakup pelanggaran yang kerap berisiko memicu kecelakaan maupun membahayakan keselamatan pengendara lain.
Petugas akan menindak pengendara yang menggunakan telepon seluler saat berkendara, pengemudi atau pengendara di bawah umur, serta pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari dua orang.

Selain itu, sasaran operasi meliputi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman, serta pengemudi yang berkendara di bawah pengaruh alkohol.
Pelanggaran berupa melawan arus, melebihi batas kecepatan, serta penggunaan kendaraan yang tidak sesuai dengan ketentuan teknis juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi tersebut. Penertiban turut menyasar kendaraan dengan pelanggaran dimensi dan muatan atau over dimension over loading (ODOL), serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan.
“Total delapan sasaran,” tegas AKP Tri Ardha Meidiansyah.
Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa menjelaskan, pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 mengedepankan tiga pendekatan, yakni preemtif sebesar 20 persen, preventif 50 persen, dan represif 30 persen.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa langkah pencegahan menjadi prioritas dalam pelaksanaan operasi. Melalui pendekatan preemtif dan preventif, petugas diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas sebelum dilakukan penindakan.
Adapun penegakan hukum dilakukan melalui sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) maupun tilang manual sesuai ketentuan yang berlaku.

“Juga dilaksanakan tindakan penegakan hukum melalui tilang ETLE maupun manual,” papar AKBP Damus seusai apel gelar pasukan.
Kapolres juga menekankan agar pelaksanaan tilang manual dilakukan secara selektif dengan memperhatikan jenis pelanggaran dan ketentuan hukum yang berlaku. Petugas di lapangan diminta memastikan setiap tindakan penegakan hukum dilakukan secara tepat dan memiliki dasar yang jelas.
“Tentunya tilang manual juga benar-benar diperhatikan, diklasifikasi dan benar-benar yang sifatnya harus dilakukan tindakan tilang manual dengan memperhatikan sasaran ketentuan yang berlaku seperti itu,” ujarnya.
Melalui operasi yang berlangsung selama dua pekan tersebut, Polres Ponorogo berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat. Kepatuhan terhadap aturan, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta perilaku berkendara yang tertib diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di wilayah Kabupaten Ponorogo.
Masyarakat pun diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, memastikan kelengkapan kendaraan, dan mengutamakan keselamatan selama berkendara. Dengan dukungan seluruh pengguna jalan, Operasi Patuh Semeru 2026 diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan lancar.*


Operasi Patuh Mahakam 2026 Dimulai, Balap Liar Jadi Sasaran Pengawasan
Cegah Kenakalan Remaja, Kapolres Ponorogo Ajak Pelajar SMPN 4 Bijak Bermedia Sosial
Polres Ponorogo Intensifkan Patroli Blue Light pada Malam Minggu, Antisipasi Kriminalitas dan Balap Liar
Bupati Kukar Lantik 11 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik
Gratispol Kaltim Salurkan 63.548 Paket Seragam Sekolah, Realisasi Fisik Capai 90,20 Persen
Hari Santri 2026, Pemkab Kukar Tegaskan Komitmen Wujudkan Pesantren Ramah Anak
Operasi Patuh Semeru 2026 Resmi Digelar, Polres Ponorogo Fokus Tertibkan Pelanggaran Lalu Lintas