x *ist
NEW YORK, SAMBARANEWS.COM – Tim Nasional Spanyol berhasil mengukir sejarah dengan menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 usai mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang berlangsung di New York–New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin (20/7) WIB.
Laga puncak yang mempertemukan dua raksasa sepak bola dunia tersebut berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit pertama. Spanyol tampil dominan melalui penguasaan bola, sementara Argentina mengandalkan serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini pertahanan La Roja.
Meski kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang berbahaya, ketatnya pertahanan serta gemilangnya penampilan kedua penjaga gawang membuat skor kacamata bertahan hingga waktu normal 90 menit berakhir.
Petaka bagi Argentina sempat terjadi di masa injury time babak kedua (90+2′) ketika gelandang Enzo Fernandez diganjar kartu merah langsung akibat pelanggaran keras. Kalah jumlah pemain, Argentina terpaksa merapatkan barisan defensif hingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-106. Penyerang Spanyol, Ferran Torres, sukses memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan celah di pertahanan Argentina untuk melepaskan penyelesaian akhir yang tak mampu dihentikan Emiliano Martínez. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta sekaligus memastikan kemenangan Spanyol 1-0.

Tertinggal satu gol, Argentina yang bermain dengan 10 orang tetap berusaha meningkatkan intensitas serangan pada sisa waktu pertandingan. Tim asuhan Lionel Scaloni beberapa kali mengancam gawang Spanyol, namun disiplin lini belakang La Roja mampu meredam setiap peluang hingga peluit panjang dibunyikan.
Usai laga, pelatih Spanyol Luis de la Fuente tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas pencapaian luar biasa skuad asuhannya.
“Ini adalah momen yang sangat emosional. Anak-anak telah memberikan segalanya di lapangan. Menghadapi tim sekelas Argentina tidak pernah mudah, tetapi generasi baru ini membuktikan bahwa mereka memiliki mental juara dunia. Penantian 16 tahun ini resmi berakhir dengan cara yang paling indah,” ujar De la Fuente dalam konferensi pers pasca-pertandingan.
Di sisi lain, arsitek Argentina Lionel Scaloni dengan berjiwa besar mengakui keunggulan lawan, sembari tetap memuji perjuangan keras anak asuhnya yang harus bermain dengan 10 orang di babak krusial.
“Sangat menyakitkan harus kehilangan gelar dengan cara seperti ini, terlebih setelah kartu merah yang mengubah jalannya laga. Namun, saya sangat bangga dengan perjuangan para pemain. Mereka bertarung habis-habisan hingga menit terakhir dengan sepuluh orang. Selamat untuk Spanyol, mereka layak mendapatkannya malam ini,” ungkap Scaloni dengan legawa.
Kemenangan ini mengantarkan Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah terakhir kali mengangkat trofi pada edisi 2010 di Afrika Selatan. Keberhasilan ini sekaligus melanjutkan tren positif mereka di pentas internasional setelah sebelumnya sukses menjuarai Euro 2024.
Sebaliknya, hasil tersebut memupus harapan Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada Piala Dunia 2022. Kekalahan di partai final juga menjadi penutup perjalanan Albiceleste dalam upaya mencatat sejarah sebagai juara bertahan.


Tanpa Anggaran TC, Woodball Kukar Tempuh Latihan Mandiri Demi Hadapi Porprov VIII Kaltim
Kapolres Cup Esports Kukar Jadi Ajang Seleksi Wakil Daerah ke Kapolda Cup Kaltim
Ratusan Starter Diprediksi Ramaikan Kejurprov Road Race Seri 4 di Aji Imbut
Kapolres Cup E-Sports 2026 Resmi Dibuka, 40 Tim Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80
Rudy Mas’ud Siap Benahi Lampu Stadion Segiri untuk Dukung Borneo FC Tampil di Asia
Ramai Dikaitkan dengan Pemilihan KONI Kaltim, Syahariah: Itu Tidak Benar
Kebakaran Hebat di Jalan Belida Tenggarong, Enam Rumah Kontrakan Hangus Terbakar
Pemkab Kukar Siapkan Dana BTT untuk Bangun Kembali SDN 002 Loa Janan Pascakebakaran
Spanyol Tumbangkan Argentina 1-0, La Furia Roja Segel Gelar Juara Piala Dunia 2026!