Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin.
Tenggarong, Sambaranews.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menyusun langkah revitalisasi kawasan Tangga Arung Square (TAS) di Tenggarong. Kawasan yang selama beberapa tahun terakhir dipenuhi kios-kios yang tidak beroperasi itu akan dihidupkan kembali sebagai pusat ekonomi kreatif yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya generasi muda.
Rencana tersebut ditinjau langsung Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Selasa (7/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi kawasan sekaligus memetakan konsep pengembangan yang akan diterapkan.
Rendi menilai Tangga Arung Square memiliki nilai strategis karena berada di pusat Kota Tenggarong. Menurutnya, kawasan itu masih menyimpan potensi besar untuk dikembangkan menjadi ruang publik yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Ia mengatakan revitalisasi tidak hanya bertujuan mengisi kembali kios-kios yang kosong, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.
“Kami baru pulang dari Bandung melihat beberapa pasar yang dulunya mati, tetapi sekarang hidup lagi karena digerakkan oleh anak-anak muda. Tangga Arung Square juga ingin kita arahkan seperti itu,” ujarnya.
Dalam konsep yang sedang disiapkan, Pemkab Kukar akan memprioritaskan pelaku UMKM lokal yang telah memiliki usaha untuk mengisi kios-kios di kawasan tersebut. Pemerintah ingin memberikan ruang bagi anak muda agar dapat mengembangkan bisnis mereka di lokasi yang representatif.
Beragam jenis usaha direncanakan hadir di Tangga Arung Square, mulai dari kedai kopi, barbershop, toko fesyen, pusat kuliner, hingga berbagai usaha kreatif lainnya yang berkembang di Tenggarong. Keberagaman itu diharapkan mampu menghadirkan suasana baru sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di pusat kota.
“Yang kita cari adalah anak-anak muda yang memang sudah aktif berusaha. Nanti mereka kita siapkan tempat di sini dan diberikan ruang untuk mengembangkan konsep usahanya masing-masing,” katanya.
Tidak hanya itu, setiap koridor di kawasan tersebut juga akan memiliki tema berbeda sehingga memberikan pengalaman baru bagi pengunjung. Pemerintah bahkan membuka peluang bagi pelaku usaha yang telah berkembang untuk membuka cabang dengan konsep yang lebih ringkas di Tangga Arung Square.
Rendi berharap kawasan tersebut nantinya menjadi salah satu destinasi baru atau hidden gem di Tenggarong. Namun, ia belum ingin membeberkan seluruh konsep revitalisasi karena masih dalam tahap penyusunan.
“Namanya juga hidden gem, jadi konsepnya belum bisa dibuka semua. Yang jelas, dalam waktu dekat akan kita mulai dengan langkah-langkah yang paling memungkinkan untuk dikerjakan,” ucapnya.
Di sisi lain, rencana menghadirkan bioskop di kawasan Tangga Arung Square tetap menjadi bagian dari pengembangan. Hanya saja, kerja sama dengan jaringan bioskop XXI dipastikan tidak berlanjut karena adanya perbedaan konsep investasi.
Menurut Rendi, pihak investor menghendaki pembangunan gedung baru, sedangkan pemerintah memilih memanfaatkan bangunan yang sudah ada agar aset daerah tetap produktif tanpa harus mengeluarkan biaya pembangunan dari awal.
“Kalau membangun dari nol tentu membutuhkan biaya besar. Kami ingin memanfaatkan bangunan yang sudah ada sehingga Tangga Arung Square kembali hidup dan aset daerah bisa memberikan manfaat,” jelasnya.
Meski demikian, Pemkab Kukar memastikan peluang investasi tetap terbuka bagi pihak lain yang memiliki visi serupa dalam mengembangkan kawasan tersebut.
Melalui revitalisasi ini, pemerintah berharap Tangga Arung Square kembali menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, ruang tumbuh bagi kreativitas generasi muda, sekaligus destinasi baru yang mampu memperkuat wajah Kota Tenggarong. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, komunitas, dan investor dinilai menjadi kunci keberhasilan menghidupkan kembali kawasan tersebut.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Alfamidi Gandeng Puskesmas Teluk Dalam Edukasi 90 Keluarga Balita soal Kesehatan Gigi
Lewat Bantuan Usaha Produktif, Pemprov Kaltim Perkuat Strategi Pengentasan Kemiskinan
Pemkab Kukar Perluas Pembayaran Digital Pajak dan Parkir, Bidik Kepatuhan Warga Tingkatkan PAD
Dorong UMKM Naik Kelas, 50 Perempuan Pelaku Usaha Terima Bantuan Produktif
Usut Dugaan Korupsi Insentif Guru dan ASN, Kejati Kaltim Geledah Kantor Disdikbud Kukar
Tokoh Kristen Kutai Barat Ajak Warga Jaga Kerukunan Jelang Tabligh Akbar Ustaz Abdul Somad
Pemkab Kukar Revitalisasi Tangga Arung Square, UMKM Muda Jadi Prioritas