Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak, saat memberikan keterangan kepada awak media usai penyaluran Bantuan Usaha Ekonomi Produktif di Tenggarong, Selasa (7/7/2026).
Kutai Kartanegara, Sambaranews.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Sosial menyalurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif kepada 100 perempuan pelaku usaha mikro dan ekonomi kreatif di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai bagian dari strategi meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mendorong keluarga penerima manfaat keluar dari garis kemiskinan secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak, usai menyerahkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif kepada 50 perempuan penerima manfaat pelaku ekonomi kreatif di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Tenggarong, Selasa (7/7/2026).
Program tersebut merupakan kerja sama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Sosial dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Andi menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari strategi kedua Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam upaya penanggulangan kemiskinan, yakni meningkatkan pendapatan masyarakat.
Ia mengatakan pemerintah memiliki tiga strategi utama dalam menekan angka kemiskinan. Strategi pertama adalah mengurangi beban pengeluaran masyarakat melalui bantuan sosial, seperti bantuan langsung tunai, bantuan sembako, jaminan kesehatan, hingga bantuan pendidikan.
“Sementara strategi kedua adalah meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengembangan usaha produktif seperti yang kita laksanakan hari ini. Harapannya masyarakat yang sudah memiliki embrio usaha dapat mengembangkan usahanya sehingga pendapatannya meningkat dan pada akhirnya keluar dari garis kemiskinan secara permanen.”
Ia menambahkan, strategi ketiga dilakukan melalui pengurangan kantong-kantong kemiskinan, antara lain melalui program rumah tidak layak huni, penyediaan sanitasi, serta akses air bersih yang dikerjakan bersama perangkat daerah terkait.
Untuk pelaksanaan di Kutai Kartanegara, Andi menyebut terdapat 100 penerima manfaat. Sebanyak 50 orang menerima bantuan di Kecamatan Tenggarong, sedangkan 50 penerima lainnya dijadwalkan menerima bantuan di Muara Jawa Ulu.
“Tahun ini program dilaksanakan di 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur dengan total sekitar 1.000 keluarga penerima manfaat. Rata-rata setiap daerah memperoleh sekitar 100 penerima.”
Ia menjelaskan, sasaran program diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 5 dan telah memiliki usaha yang berpotensi untuk dikembangkan.
Selain meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat, pemerintah juga berharap usaha yang berkembang nantinya mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.
Adapun nilai bantuan yang diberikan pada tahun ini rata-rata sekitar Rp4 juta untuk setiap penerima manfaat. Nilai tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya akibat penyesuaian anggaran, namun dinilai masih cukup sebagai modal memulai maupun mengembangkan usaha.
“Mudah-mudahan bantuan ini tidak hanya membuat penerima lebih mandiri, tetapi juga mampu mengembangkan usahanya hingga bisa mempekerjakan masyarakat di sekitarnya.”
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Alfamidi Gandeng Puskesmas Teluk Dalam Edukasi 90 Keluarga Balita soal Kesehatan Gigi
Pemkab Kukar Revitalisasi Tangga Arung Square, UMKM Muda Jadi Prioritas
Pemkab Kukar Perluas Pembayaran Digital Pajak dan Parkir, Bidik Kepatuhan Warga Tingkatkan PAD
Dorong UMKM Naik Kelas, 50 Perempuan Pelaku Usaha Terima Bantuan Produktif
Usut Dugaan Korupsi Insentif Guru dan ASN, Kejati Kaltim Geledah Kantor Disdikbud Kukar
Tokoh Kristen Kutai Barat Ajak Warga Jaga Kerukunan Jelang Tabligh Akbar Ustaz Abdul Somad
Lewat Bantuan Usaha Produktif, Pemprov Kaltim Perkuat Strategi Pengentasan Kemiskinan