Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito.
Jakarta, Sambaranews.com – BPJS Kesehatan memastikan layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses secara optimal selama periode libur Lebaran 2026. Berbagai kemudahan layanan disiapkan agar masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan maupun layanan administrasi kepesertaan, termasuk bagi pemudik yang melakukan perjalanan ke kampung halaman.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan bahwa layanan JKN harus tetap dapat dirasakan masyarakat kapan pun dan di mana pun, termasuk saat momentum mudik Lebaran yang menjadi tradisi tahunan masyarakat Indonesia.
Untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan administrasi secara tatap muka, BPJS Kesehatan membuka layanan di kantor cabang pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.
“Momentum mudik Lebaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta untuk memperoleh pelayanan kesehatan. BPJS Kesehatan memastikan layanan Program JKN tetap dapat diakses dengan mudah sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan tenang karena perlindungan kesehatannya tetap terjamin,” ujar Pujo, Senin (9/3/2026).
Selain itu, BPJS Kesehatan juga menghadirkan Posko Mudik di sejumlah titik strategis mulai 13 hingga 16 Maret 2026. Posko tersebut disiapkan untuk memberikan layanan informasi, konsultasi, hingga bantuan layanan bagi peserta JKN yang membutuhkan selama perjalanan mudik.
Adapun posko tersebut berada di Pelabuhan Merak Banten, Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur, Rest Area Tol 88A Cipularang di Purwakarta, Rest Area Tol 166A Cipali di Majalengka, Rest Area Tol 429A Ungaran di Semarang, Rest Area Tol 519A Masaran di Sragen, Terminal Purabaya di Sidoarjo, serta Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar.
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto menambahkan bahwa peserta juga dapat memanfaatkan berbagai layanan digital untuk mengakses administrasi kepesertaan secara mandiri melalui Aplikasi Mobile JKN.
Melalui aplikasi tersebut, peserta dapat melakukan perubahan data, perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), hingga berbagai layanan administrasi lainnya tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.
“Peserta juga dapat mengecek status kepesertaan melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan PANDAWA di nomor 08118165165, maupun Care Center 165. Kami mengimbau peserta memastikan kepesertaannya aktif sebelum melakukan perjalanan mudik,” jelas Akmal.
Sementara itu, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Abdi Kurniawan Purba menegaskan bahwa peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan meskipun sedang berada di luar daerah domisili.
Jika fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tempat peserta terdaftar sedang tutup atau peserta berada di luar kota, maka peserta tetap dapat memperoleh pelayanan di FKTP mitra BPJS Kesehatan lainnya yang sedang beroperasi.
“Informasi fasilitas kesehatan yang tetap beroperasi selama libur Lebaran dapat diakses melalui Aplikasi Aplicares sehingga peserta dapat mengetahui lokasi fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Abdi.
Ia juga memastikan layanan bagi peserta dengan penyakit kronis, termasuk peserta Program Rujuk Balik (PRB), tetap berjalan. Peserta dapat memperoleh obat kronis di rumah sakit maupun di FKTP sesuai ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, rumah sakit di seluruh Indonesia juga dipastikan tetap memberikan pelayanan selama periode libur Lebaran. Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Bambang Wibowo mengatakan rumah sakit akan tetap beroperasi selama 24 jam.
“Rumah sakit tetap menyediakan layanan rawat inap, rawat jalan, hingga layanan cuci darah selama periode libur Lebaran, sehingga peserta JKN tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia Tulus Abadi menilai penting bagi masyarakat untuk memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif sebelum melakukan perjalanan mudik agar tidak mengalami kendala administratif saat membutuhkan layanan kesehatan.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan mudik dengan beristirahat cukup dan menjaga kondisi fisik maupun mental.
“Kelelahan menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Karena itu masyarakat perlu memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh,” katanya.
Hal senada disampaikan Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korps Lalu Lintas Polri Sandhi Wiedyanoe. Ia menyebutkan analisis lalu lintas menjelang libur Lebaran 2026 menunjukkan bahwa faktor human error masih menjadi penyebab utama kecelakaan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh saat mudik,” pungkasnya.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Polantas Menyapa, Satlantas Kukar Percepat Layanan Administrasi Kendaraan
Atap Bocor Dikeluhkan Pedagang, Disperindag Kukar Targetkan Perbaikan Pasar Mangkurawang Tuntas Juni 2026
Sidak Drainase Depan Kantor Bupati, Rendi Solihin Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan
Sidak Disnakertrans Kukar, Rendi Solihin Siapkan Layanan Aduan Pekerja via WhatsApp
Taman Ulin Tenggarong Terbengkalai, Warga Keluhkan Sampah dan Minim Perawatan
Polres Kutim Sediakan Mudik Gratis, Dua Bus Disiapkan untuk Layani Masyarakat
Tiga Rumah di Kuala Samboja Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Ancaman PHK di Depan Mata, Pemkab Kukar Dorong Perlindungan Pekerja Lokal