Ilustrasi.
Kutai Kartanegara, Sambaranews.com – Seorang pria berinisial AD (28) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan Cendana RT 012, Desa Anggana, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (28/2/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pihak keluarga sekitar pukul 03.30 Wita saat salah satu anggota keluarga terbangun untuk mempersiapkan makan sahur. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area dapur rumah.
Kapolsek Anggana, I Komang Mahendra Putra, mengonfirmasi kejadian tersebut. Setelah menerima laporan dari Ketua RT setempat, personel kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian (TKP) untuk melakukan pengamanan dan proses awal penyelidikan.
“Anggota sudah mendatangi TKP untuk mengumpulkan keterangan saksi dan mengamankan barang bukti berupa tali tambang warna biru, kursi, serta pakaian korban,” ujar IPTU I Komang.
Berdasarkan hasil olah TKP awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Dari keterangan pihak keluarga, AD diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan rutin mengonsumsi obat dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan satu bungkus obat Olanzapine.
Selain faktor kesehatan, korban disebut kerap mengeluhkan penyakit pencernaan kronis. Beban psikologis diduga semakin berat akibat persoalan keuangan.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat bercerita bahwa dirinya tengah tertekan akibat kecanduan judi online (judol),” tambah Kapolsek.
Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan secara resmi menolak dilakukan prosedur visum maupun autopsi.
Jasad korban rencananya dimakamkan di Desa Anggana.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


DPRD Kukar Dorong Skema Tahun Jamak Perbaiki Jalan Rusak Kota Bangun–Kenohan
Permudah Urusan SIM hingga STNK, Polantas Menyapa Jadi Andalan Satlantas Kukar
Pinjaman Rp820 Miliar Kukar Dipertanyakan, Bupati: untuk Bayar Rekanan dan Jaga Ekonomi
Puncak Nyepi Caka 1948 di Kerta Buana, Bupati Kukar Tekankan Harmoni dan Persatuan Umat
Aksi Mahasiswa Diwarnai Kekecewaan, Pemkab Kukar Jelaskan Ketidakhadiran Bupati
Mulai Jumat, Pemkab Kukar Berlakukan WFA bagi ASN, Layanan Publik Tetap Berjalan