Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menghadiri Perayaan Natal Antar Lembaga bersama Forkopimda dan organisasi kemasyarakatan di GOR Desnan, Sabtu (24/1/2026).
Kutai Barat, Sambaranews.com – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menegaskan bahwa perayaan Natal harus dimaknai sebagai kekuatan moral dan spiritual untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan toleransi, serta mendorong peran aktif seluruh lembaga dan organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Frederick Edwin saat menghadiri Perayaan Natal Antar Lembaga yang digelar di GOR Desnan, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, serta pimpinan dan anggota berbagai organisasi kemasyarakatan di Kutai Barat.
Perayaan tersebut diikuti oleh sejumlah lembaga, di antaranya TGM, Putri Ringeeng, PDA/LPPD, FKUB, BAMAGNAS, FPK, FKDM, Karang Taruna, KADIN, KORMI, dan GAMKI. Turut hadir sejumlah tokoh penting, seperti Ketua DPP TGM, Ketua DPP Putri Ringeeng, Ketua Presidium Dewan Adat Kutai Barat, Ketua LPPD, Ketua FKUB, Ketua BAMAGNAS, Ketua FPK, Ketua FKDM, Ketua Karang Taruna, Ketua KADIN, Ketua KORMI, Ketua GAMKI, Ketua Koalisi Kabupaten Sempekat Kubar, serta Ketua Sempekat FENA.
Dalam sambutannya, Frederick Edwin mengawali dengan mengajak seluruh jemaat dan massa Raya Natal untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan kasih dan berkat yang terus menyertai masyarakat Kutai Barat.
“Pada tanggal dua puluh empat Januari tahun dua ribu dua puluh enam ini, dengan penuh sukacita kita dapat berkumpul, bermadah, memuji, dan bersatu dalam doa serta pengharapan melalui Perayaan Natal Antar Lembaga,” ujar Frederick.
Ia menuturkan bahwa nilai-nilai Natal seperti kasih, kedamaian, dan persaudaraan memiliki peran strategis dalam memperkuat harmoni sosial, khususnya di Kutai Barat yang dikenal sebagai daerah dengan keberagaman suku, budaya, dan agama.
“Semangat Natal diharapkan mampu menggerakkan seluruh lembaga dan organisasi, baik pengurus maupun anggota, untuk menjadi agen pembawa damai, mempererat persaudaraan, meningkatkan toleransi, serta berkontribusi aktif dalam menyukseskan pembangunan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” katanya.
Menurut Frederick, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari terjaganya persatuan, kedamaian, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.
Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan makna kelahiran Tuhan Yesus Kristus sebagai wujud kasih Allah yang sejati bagi umat manusia, yang menjadi dasar pengharapan dan rasa syukur dalam menjalani kehidupan.
“Natal menguatkan iman kita dan meneguhkan komitmen untuk terus melayani serta mengabdi melalui berbagai bidang kehidupan yang kita jalani bersama,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada seluruh lembaga dan organisasi yang telah bersinergi menyukseskan Perayaan Natal Antar Lembaga, sekaligus berperan aktif dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Saya mengapresiasi kontribusi nyata seluruh lembaga dan organisasi. Pembangunan Kutai Barat membutuhkan sinergi dan partisipasi semua elemen masyarakat tanpa terkecuali,” tuturnya.
Ia juga mengimbau agar lembaga-lembaga kemasyarakatan terus meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat solidaritas internal, serta menghadirkan program-program yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni Kutai Barat yang sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat.
Selain itu, Frederick berharap tahun yang baru dapat menjadi momentum untuk mempererat kesatuan dan solidaritas, sehingga dampak positif kehadiran lembaga dan organisasi tidak hanya dirasakan oleh anggotanya, tetapi juga oleh masyarakat luas.
“Saya mohon doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan, terlebih hampir satu tahun kepemimpinan saya bersama Bapak Haji Nanang, agar Kutai Barat terus bergerak menuju daerah yang unggul dan masyarakat yang semakin sejahtera,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin mengajak seluruh hadirin menjadikan Natal sebagai momentum refleksi, penguatan persaudaraan lintas umat, serta peneguhan komitmen kebersamaan dalam bingkai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi
Optimalkan Sumur HPPO, Pertamina Hulu Mahakam Tambah Produksi Minyak Handil 2.000 BPH
Kesempatan Jadi Paskibraka 2026, Kesbangpol Kukar Mulai Sosialisasi ke Sekolah