Ilustrasi gambar.
Tenggarong, Sambaranews.com – Markas Komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi tempat berlindung bagi seorang ibu dan anaknya pada Jumat malam (5/12/2025) sekitar pukul 22.30 WITA. Kedatangan keduanya bukan untuk melaporkan peristiwa kebakaran, melainkan mencari perlindungan dari tekanan masalah rumah tangga.
Seorang perempuan berinisial S datang bersama anaknya yang masih berusia sekitar 4 tahun dalam kondisi lelah dan menangis. Peristiwa tersebut bermula dari kediamannya di Desa Jonggon, Kecamatan Tenggarong. S merasa tidak aman berada di rumah setelah diusir oleh suaminya yang sedang emosi, sehingga memilih pergi membawa anaknya tanpa tujuan pasti.
Kisah tersebut diketahui dari komentar yang dituliskan S pada unggahan media sosial TikTok akun Damkarmatan Kukar. Dalam komentarnya, S mengaku akhirnya sampai di depan gerbang Mako Damkarmatan Kukar dan memberanikan diri meminta bantuan kepada personel yang sedang berjaga.
Melihat kondisi S dan anaknya, personel Pluton 2 Damkarmatan Kukar langsung memberikan pertolongan. Meski waktu telah larut malam, keduanya diizinkan menginap sementara dan mendapatkan penanganan secara humanis.
Salah satu personel Damkarmatan Kukar menyampaikan bahwa prioritas awal adalah menenangkan kondisi psikologis ibu dan anak tersebut. Personel memberikan air minum, tempat duduk, serta berupaya menciptakan suasana aman. Beberapa personel bahkan membeli makanan agar S dan anaknya dapat makan sebelum beristirahat.
Dalam komentarnya di media sosial, S juga menyampaikan bahwa saat itu dirinya berada dalam kondisi mental yang sangat tertekan hingga sempat muncul pikiran berbahaya terhadap dirinya sendiri. Mendengar hal tersebut, personel Damkarmatan Kukar meningkatkan kewaspadaan dan memastikan S tidak dibiarkan sendirian.
Beberapa personel berjaga di depan pintu kamar tempat S dan anaknya beristirahat sepanjang malam guna memastikan keselamatan keduanya. Pendampingan tersebut dilakukan hingga kondisi S dinilai lebih tenang.
Melalui kolom komentar yang sama, S mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian para personel Damkarmatan Kukar. Ia mengaku tidak menyangka akan mendapatkan perhatian dan perlindungan dari orang-orang yang sama sekali tidak dikenalnya.
Keesokan paginya, S memutuskan kembali ke rumah orang tuanya. Dalam komentarnya, ia menyampaikan bahwa para personel Damkarmatan Kukar mengantarkannya hingga ke gerbang dan memberikan dukungan moral sebelum ia pergi.
Ia juga menyampaikan pesan terima kasih secara terbuka melalui media sosial dengan menuliskan, “Love you pemadam, terima kasih bapak-bapak pemadam yang telah menyelamatkan saya dari titik terberat kehidupan saya.”
Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Damkarmatan Kukar, Fida Hurasani, menyampaikan apresiasi kepada personel Pluton 2 atas kepedulian dan sikap kemanusiaan yang ditunjukkan.
“Saya bangga dengan apa yang telah dilakukan personel kami. Tugas Damkarmatan tidak hanya memadamkan kebakaran atau menangani bencana, tetapi juga menjadi tempat perlindungan bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Fida, Selasa (23/12/2025).
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu mencari bantuan jika menghadapi permasalahan rumah tangga atau merasa terancam keselamatannya.
“Jika merasa tidak aman, segera cari bantuan ke Damkarmatan, kepolisian, atau lembaga terkait. Jangan memendam masalah sendirian,” tegasnya.
Fida menegaskan bahwa Mako Damkarmatan Kukar akan selalu terbuka sebagai tempat perlindungan sementara bagi siapa pun yang membutuhkan, tanpa memandang waktu maupun latar belakang.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Polantas Menyapa, Satlantas Kukar Percepat Layanan Administrasi Kendaraan
Tiga Rumah di Kuala Samboja Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Atap Bocor Dikeluhkan Pedagang, Disperindag Kukar Targetkan Perbaikan Pasar Mangkurawang Tuntas Juni 2026
Ancaman PHK di Depan Mata, Pemkab Kukar Dorong Perlindungan Pekerja Lokal
Wabup Kukar Tegaskan Tangga Arung Square untuk Pedagang Kecil, Bukan Ladang Oknum
Kios Tak Kunjung Buka dan Dugaan Jual Beli Lapak Menguat, Rendi Solihin: Izin Siap Dicabut