Ketua Badan Pengurus Jemaat (BPJ) sekaligus Pendeta GKII Tenggarong 2025, Darman Joni.
Tenggarong, Sambaranews.com – Menjelang perayaan Natal 2025, Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Tenggarong mulai mematangkan berbagai persiapan untuk menyambut ribuan jemaat. Mengusung tema “Kristus Datang Memperbarui Dunia” yang diambil dari Wahyu 21:5, perayaan tahun ini diharapkan menjadi momentum pembaruan iman sekaligus penguatan kebersamaan di lingkungan jemaat.
Ketua Badan Pengurus Jemaat (BPJ) sekaligus Pendeta GKII Tenggarong 2025, Darman Joni, mengatakan seluruh proses persiapan telah dilakukan sejak awal Desember.
“Menjelang Natal, persiapan utama kami adalah gotong royong membersihkan gereja dan membuat dekorasi. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polsek, Koramil, dan Satpol PP untuk memastikan keamanan selama perayaan,” ujarnya saat ditemui pada Senin (8/12/2025) di GKII Tenggarong, Jalan Maduningrat No.18.
Untuk memperindah suasana ibadah, GKII menugaskan panitia khusus dekorasi yang bertanggung jawab menata ornamen, lampu, serta dekorasi khas Natal di area dalam maupun luar gereja.
Selain ibadah, rangkaian hiburan juga telah dipersiapkan. Setiap kelompok usia—mulai dari pemuda, ibu-ibu, hingga bapak-bapak—dijadwalkan membawakan pujian spesial. Gereja lain pun turut diundang untuk berpartisipasi dalam perayaan. “Tarian biasanya hanya ditampilkan saat opening,” tambah Pdt. Darman.
Salah satu ciri khas yang selalu dinantikan jemaat adalah penampilan “Duet Amin”, pasangan penyanyi internal gereja yang menutup acara dengan lagu-lagu bernuansa dangdut.
“Penampilan mereka selalu ditunggu jemaat, apalagi kalau acara sudah mulai larut dan jemaat mulai mengantuk. Mereka membuat suasana hidup kembali,” ujarnya.
Pdt. Darman memperkirakan jumlah jemaat yang hadir pada ibadah 24 Desember mencapai sekitar 1.000 orang, sementara ibadah 25 Desember diperkirakan diikuti sekitar 800 jemaat. GKII akan menggelar Ibadah Natal Umum pada 24 Desember dan Ibadah Perayaan Natal pada 25 Desember, dengan puncak perayaan pada tanggal 25 Desember.
Berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya, perlombaan pra-Natal kini ditiadakan dan digeser ke kegiatan pasca-Natal. “Beberapa tahun terakhir lomba kami geser ke pasca-Natal. Perayaan Natal sekarang lebih difokuskan untuk ibadah,” jelasnya.
Terkait dukungan pemerintah, GKII Tenggarong kini lebih mengandalkan kemampuan internal panitia. “Dulu kami sering mengajukan proposal. Belakangan ini jarang, jadi panitia bekerja sesuai kemampuan yang ada,” pungkasnya.
Dengan seluruh persiapan tersebut, GKII Tenggarong berharap Natal 2025 menjadi momen refleksi, sukacita, dan pembaruan iman bagi seluruh jemaat.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Polantas Menyapa, Satlantas Kukar Percepat Layanan Administrasi Kendaraan
Tiga Rumah di Kuala Samboja Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Atap Bocor Dikeluhkan Pedagang, Disperindag Kukar Targetkan Perbaikan Pasar Mangkurawang Tuntas Juni 2026
Ancaman PHK di Depan Mata, Pemkab Kukar Dorong Perlindungan Pekerja Lokal
Wabup Kukar Tegaskan Tangga Arung Square untuk Pedagang Kecil, Bukan Ladang Oknum
Kios Tak Kunjung Buka dan Dugaan Jual Beli Lapak Menguat, Rendi Solihin: Izin Siap Dicabut