KUTIM – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutai Timur terus memperluas pengembangan Padi Gogo sebagai strategi utama untuk meningkatkan produksi pangan, khususnya di daerah yang bergantung pada lahan kering dan nonirigasi.
Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjamin di wilayah pedalaman Kutim.
Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Kutim, Dessy Wahyu Fitrisia, menjelaskan bahwa selama ini, kawasan seperti Busang, Long Mesangat, dan Muara Bengkal masih didominasi oleh Padi Gunung.
Meskipun Padi Gunung memiliki cita rasa khas yang disukai masyarakat, produktivitasnya masih rendah, rata-rata hanya satu ton per hektare.
Menyikapi hal ini, DTPHP mengambil dua langkah utama:
1. Pemuliaan Padi Gunung Lokal: Melakukan upaya pemuliaan terhadap empat varietas Padi Gunung lokal. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas dan hasil produksi tanpa menghilangkan karakteristik rasa dan nilai budaya yang melekat pada varietas tersebut.
2. Introduksi Padi Gogo: Memperluas introduksi Padi Gogo sebagai alternatif unggul. Varietas Padi Gogo dinilai lebih tahan terhadap kondisi lingkungan yang minim sumber air.
Dessy menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong pemanfaatan Padi Gogo melalui bantuan benih dan pendampingan teknis kepada kelompok tani.
Program ini diarahkan agar petani di lahan terbatas tetap dapat berproduksi sepanjang tahun.
Ketertarikan petani terhadap Padi Gogo dilaporkan meningkat di sejumlah kecamatan, karena varietas ini menawarkan peluang percepatan masa tanam dan peningkatan total produksi.
Didukung oleh bantuan APBN, DTPHP berkomitmen menjaga keseimbangan antara pelestarian varietas lokal dan peningkatan produktivitas pangan di Kutai Timur.(Adv)


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
12 Pemancing Terjebak Cuaca Buruk di Lamaru, Tim SAR Balikpapan Evakuasi Seluruh Korban dengan Selamat
FSPMI Kukar Unjuk Rasa di DPRD, Desak Penegakan Aturan Alih Daya dan Perlindungan Tenaga Kerja Lokal
Tawarkan Emas Antam Palsu di Threads, Pria Asal Cilacap Diciduk Polisi
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk