KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin transparan, akuntabel, dan terutama, responsif terhadap suara masyarakat. Upaya terbaru ini diimplementasikan melalui pengelolaan sistem pengaduan terpadu yang modern.
Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandiaan (Diskominfo Staper) Kutim baru saja menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Omnichannel Terintegrasi SP4N–LAPOR! (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat). Pelatihan ini penting karena melibatkan 22 admin dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kutim.
Pranata Komputer Ahli Muda Diskominfo Kutim, M. Ihsan Hafid, menjelaskan bahwa esensi dari integrasi ini adalah prinsip omnichannel. Prinsip ini memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat, tanpa terkecuali, dapat terlayani melalui satu pintu manajemen, baik yang masuk melalui media sosial, aplikasi seluler, maupun situs resmi SP4N–LAPOR! Dengan demikian, proses respons terhadap pengaduan diharapkan menjadi lebih cepat, lebih tepat sasaran, dan lebih terkoordinasi antar-OPD.
Para peserta pelatihan dibekali dengan keahlian teknis yang komprehensif, meliputi tiga fokus utama:
1. Integrasi Saluran Pengaduan: Menghubungkan semua kanal komunikasi OPD ke platform
SP4N–LAPOR!.
2. SOP Penanganan: Memahami secara mendalam alur penanganan laporan, mulai dari
penerimaan hingga tuntas ditindaklanjuti.
3. Analisis Data: Menggunakan data yang masuk dari pengaduan sebagai alat penting untuk
perbaikan dan peningkatan mutu layanan publik secara berkelanjutan.
Melalui langkah strategis ini, Pemkab Kutim mengirimkan pesan kuat bahwa suara publik adalah dasar utama untuk perbaikan, menjadikan akuntabilitas dan pelayanan berkualitas sebagai prioritas utama bagi seluruh warga Kutim. (ADV)


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Polantas Menyapa, Satlantas Kukar Percepat Layanan Administrasi Kendaraan
Tiga Rumah di Kuala Samboja Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Atap Bocor Dikeluhkan Pedagang, Disperindag Kukar Targetkan Perbaikan Pasar Mangkurawang Tuntas Juni 2026
Ancaman PHK di Depan Mata, Pemkab Kukar Dorong Perlindungan Pekerja Lokal