KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah menetapkan enam prioritas pembangunan daerah untuk Tahun Anggaran (TA) 2026. Penjabaran ini disampaikan oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, dalam agenda penyampaian nota penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Senin (24/11/2025) malam.
Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa arah pembangunan Kutim pada tahun 2026 akan berorientasi pada percepatan pembangunan daerah, penguatan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kualitas layanan publik.
Berikut adalah Enam Prioritas Pembangunan Kutim 2026:
- Peningkatan Infrastruktur dan Konektivitas: Fokus utama adalah pembangunan infrastruktur dasar, transportasi, logistik, dan penguatan jaringan digital untuk mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat daerah.
- Transformasi Ekonomi Berkelanjutan: Program ini diarahkan pada diversifikasi ekonomi, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pengembangan sektor pariwisata sebagai penopang ekonomi baru.
- Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM): Meliputi penyediaan pendidikan berkualitas, layanan kesehatan masyarakat yang merata, dan penguatan kapasitas kepemudaan.
- Peningkatan Tata Kelola dan Kapasitas Pemerintah Daerah: Komitmen untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta mendukung upaya penegakan hukum.
- Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup: Mencakup upaya restorasi lingkungan, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta langkah mitigasi terhadap dampak perubahan iklim.
- Penguatan Ketahanan Pangan: Memfokuskan pada pertanian berkelanjutan, diversifikasi pangan, serta penguatan pasar dan distribusi untuk memastikan stabilitas pasokan pangan di Kutim.
Bupati Ardiansyah berharap seluruh prioritas yang telah disusun ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan meminta dukungan dari seluruh elemen agar rencana pembangunan dapat berjalan dengan baik dan membawa kebermanfaatan bagi seluruh masyarakat Kutai Timur. (ADV)


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi