KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Mahyunadi bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Teguh Budi Santoso, melakukan kunjungan studi tiru ke Unit Pelatihan Teknis (UPT) Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari model pembinaan berbasis digital dalam rangka mendorong literasi dan promosi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Rombongan Kutim meninjau fasilitas canggih seperti ruang perpustakaan, studio podcast, dan galeri UMKM yang digunakan sebagai pusat pengembangan literasi, kreativitas konten, dan promosi. Kepala Seksi Pengembangan Pelatihan UPT Jatim, Doni Handoko Retrianto, menjelaskan inovasi mereka, termasuk program Safari Podcast yang menyajikan wawasan bisnis dan cerita sukses pelaku UMKM melalui media digital yang inspiratif.
Wakil Bupati Mahyunadi memberikan apresiasi tinggi, menilai bahwa pendekatan berbasis teknologi informasi dan literasi digital yang diterapkan UPT Jatim sangat relevan untuk mempersiapkan pelaku UMKM Kutim menghadapi tantangan ekonomi modern. Mahyunadi berkomitmen untuk mengadaptasi praktik baik ini guna mengembangkan pusat literasi dan promosi yang kreatif di Kutim, dengan tujuan memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk- produk lokal.


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Permudah Urusan SIM hingga STNK, Polantas Menyapa Jadi Andalan Satlantas Kukar
Pinjaman Rp820 Miliar Kukar Dipertanyakan, Bupati: untuk Bayar Rekanan dan Jaga Ekonomi
Puncak Nyepi Caka 1948 di Kerta Buana, Bupati Kukar Tekankan Harmoni dan Persatuan Umat
Aksi Mahasiswa Diwarnai Kekecewaan, Pemkab Kukar Jelaskan Ketidakhadiran Bupati