Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir.

Sambaranews.com | KUTAI KARTANEGARA – Kebakaran subuh mengguncang permukiman padat di Jalan Awang Long, RT 09, Desa Liang/ Liang Ilir, Kecamatan Kota Bangun, Kamis (27/11/2025). Meski laporan yang diterima cukup terlambat, Damkar Pos Sektor Kota Bangun bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil menjinakkan api yang telah melalap tujuh rumah dan satu bangunan walet. Dua rumah lainnya ikut terdampak, sehingga total 12 kepala keluarga harus kehilangan tempat tinggal. Kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar.
Kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 04.00 Wita, namun laporan baru masuk pada pukul 04.39 Wita melalui pesan Facebook, disusul panggilan Messenger empat menit kemudian. Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik.
Menerima laporan tersebut, Damkar Kota Bangun langsung mengerahkan dua unit pemadam jenis Firedome berkapasitas 3.500 dan 5.000 liter, serta satu unit APV. Dengan jarak sekitar 15 kilometer dari pos sektor, armada tiba di lokasi hanya dalam tujuh menit. Saat tim tiba, api sudah membesar dan merembet dengan cepat ke bangunan lain sehingga memerlukan upaya ekstra untuk memutus rambatan.
Proses pemadaman berlangsung intens selama hampir dua jam. Api berhasil dikuasai sekitar pukul 06.00 Wita, dan tahap pendinginan rampung setengah jam kemudian. Kepala Pos Damkar Kota Bangun, Abdi Ratama, mengungkapkan bahwa kendala terbesar muncul dari banyaknya warga yang turun membantu tanpa koordinasi yang jelas.
“Subuh tadi kendalanya banyak warga ikut membantu, tapi mereka mengambil mesin pompa dan selang tanpa koordinasi. Petugas sempat kesulitan mengatur pola pemadaman. Bahkan ada warga yang sempat marah karena SOP kerja kami tidak sesuai keinginan mereka,” ujarnya.
Abdi menyebutkan bahwa selang suplai yang seharusnya terhubung ke unit pemadam sempat dicabut oleh warga dan diarahkan langsung ke titik api, sehingga mengganggu pola kerja tim di lapangan.
Kepala Damkarmatan Kukar, Fida Hurasani, mengimbau masyarakat agar melapor melalui nomor darurat resmi dan tidak menggunakan media sosial untuk situasi genting.
“Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama. Mohon warga tetap kondusif, mengikuti arahan petugas, dan segera melapor melalui nomor darurat yang sudah tersedia agar tidak ada keterlambatan penanganan,” tegasnya. (ADV Damkarmatan Kukar/Aaw)


Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Evaluasi Simulasi Damkar: Kekurangan Personel Jadi Catatan Utama
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi