STIE Tenggarong melaksanakan Yudisium XXIV di Gedung Serba Guna DPRD Kukar sebagai wujud sinergi dunia pendidikan dan pemerintah daerah.
Tenggarong, Sambaranews.com – Yudisium XXIV Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tenggarong Tahun Akademik 2025/2026 digelar di Gedung Serba Guna DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (29/11/2025). Pelaksanaan tahun ini terasa istimewa karena dirangkai dengan kuliah umum yang disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani.
Dalam sambutannya, Ahmad Yani menyampaikan apresiasi atas sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah. Ia menilai kolaborasi ini penting untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Kukar.
“Alhamdulillah, dengan adanya kolaborasi antara dunia pendidikan dan Pemerintah Kabupaten melalui DPRD, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Harapan kami, kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Ahmad Yani menjelaskan bahwa penggunaan gedung DPRD sebagai lokasi kegiatan merupakan bentuk keterbukaan lembaga terhadap publik.
“Gedung DPRD adalah rumah rakyat dan bisa digunakan siapa saja. Kami bersyukur kampus memilih lokasi ini sebagai tempat yudisium. Ini menunjukkan bahwa DPRD terbuka dan fasilitas daerah dapat dimanfaatkan bersama,” tuturnya.
Ia berharap para lulusan STIE Tenggarong mampu memaksimalkan ilmu yang didapat sebagai dasar profesionalisme. Menurutnya, keberhasilan karier sangat ditentukan oleh kemampuan memahami ilmu dan menerapkannya secara berkelanjutan.
“Jika ingin sukses, kuncinya adalah memahami ilmu, terus belajar, dan mampu mengimplementasikannya secara konsisten. Ilmu dan amanah, itu yang paling penting,” tegasnya.
Ketua Yayasan STIE Tenggarong, Ir. H. Awang Yacoub Luthman, turut menyampaikan terima kasih atas dukungan DPRD Kukar sehingga yudisium dan kuliah umum dapat terselenggara dengan baik. Ia mengatakan kuliah umum merupakan agenda wajib dalam setiap pelaksanaan yudisium STIE Tenggarong.
Tahun ini kampus menghadirkan Ketua DPRD sebagai narasumber karena kompetensinya di bidang pertambangan, khususnya isu pengelolaan lahan pasca tambang yang tengah menjadi perhatian publik.
“Beliau memiliki latar keilmuan yang kuat di bidang pasca tambang, sekaligus perspektif ekonomi. Karena itu, kami merasa beliau adalah figur yang tepat untuk memberikan wawasan akademik kepada para lulusan,” ujar Awang Yacoub.
Ia menjelaskan bahwa kampus awalnya berencana menggelar kuliah umum di lingkungan kampus. Namun, Ahmad Yani mengusulkan agar kegiatan dipusatkan di Gedung DPRD karena dinilai lebih strategis dan berada di pusat pemerintahan. Usulan tersebut kemudian difasilitasi oleh Sekretaris DPRD hingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Dalam pemaparannya, Ahmad Yani menyoroti pentingnya melihat lahan pasca tambang tidak hanya sebagai sumber ekonomi jangka pendek, tetapi juga sebagai aset jangka panjang. Ia menegaskan bahwa tanpa proses pemulihan yang tepat, potensi lahan pasca tambang bisa menjadi sia-sia.
Awang Yacoub berharap lulusan STIE Tenggarong mampu berperan sebagai subjek pembangunan daerah.
“Kami ingin alumni kami tidak hanya mengikuti arus pembangunan, tetapi juga menjadi bagian dari proses strategis daerah. Tantangan ke depan sangat besar, dan Kukar membutuhkan SDM unggul yang memiliki daya juang untuk mengawal pembangunan,” tegasnya.
Ia menambahkan, kerja sama akademik antara STIE Tenggarong dan DPRD Kukar kemungkinan besar akan berlanjut, termasuk rencana diskusi lanjutan mengenai isu pasca tambang yang akan digelar di kampus.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Polantas Menyapa, Satlantas Kukar Percepat Layanan Administrasi Kendaraan
Tiga Rumah di Kuala Samboja Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Wabup Kukar Tegaskan Tangga Arung Square untuk Pedagang Kecil, Bukan Ladang Oknum
Kios Tak Kunjung Buka dan Dugaan Jual Beli Lapak Menguat, Rendi Solihin: Izin Siap Dicabut
Sidak Drainase Depan Kantor Bupati, Rendi Solihin Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan
Sidak Disnakertrans Kukar, Rendi Solihin Siapkan Layanan Aduan Pekerja via WhatsApp