Petugas Damkar Kota Bangun.

Sambaranews.com | KUTAI KARTANEGARA – Kesiapsiagaan menjadi kunci utama bagi petugas Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Sektor Kota Bangun dalam menjalankan tugasnya. Di pos kecil yang selalu aktif itu, setiap alat disusun rapi agar mudah dijangkau ketika situasi darurat terjadi.
“Karena kalau keadaan mendesak harus cepat. Jadi kami taruh di sini supaya bisa langsung digunakan,” ujar kepala pos sektor Kota Bangun, Abdi Ratama sambil menunjukkan perlengkapan pelindung diri yang tersimpan di sudut mobil operasional, Sabtu (18/10/2025).
Menurutnya, setiap anggota sudah memahami posisi alat dan prosedur penanganan. Saat laporan masuk, petugas dapat segera bertindak tanpa kebingungan mencari peralatan.
“Anggota kalau lihat langsung tahu di mana posisinya dan bisa langsung pasang,” tambahnya.
Meski alat pelindung diri (APD) lengkap tersedia, penggunaannya tetap disesuaikan dengan jenis kejadian. Untuk penanganan non-kebakaran, seperti evakuasi ular, petugas cukup menggunakan seragam lapangan, helm, dan sarung tangan sebagai perlindungan dasar.
Kedisiplinan dalam menjaga kesiapan alat menjadi bagian penting dari rutinitas kerja di pos ini. Setiap pergantian piket, petugas memastikan semua perlengkapan berada di tempat dan berfungsi baik.
Dengan semangat tanggap dan kerja sama yang solid, Pos Damkar Sektor Kota Bangun berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Bagi mereka, kesiapan bukan sekadar slogan, tetapi wujud tanggung jawab untuk selalu hadir cepat saat warga membutuhkan bantuan. (ADV Damkarmatan Kukar/Aaw)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi