Kasatlantas Polres Kutai Kartanegara, AKP Ahmad Fandoli.
Tenggarong, Sambaranews.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan mobil terjadi di sekitar kawasan Jembatan Baru Tenggarong, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 12.36 Wita. Peristiwa tersebut melibatkan dua pelajar yang mengendarai sepeda motor dengan sebuah kendaraan roda empat.
Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka ringan, sementara mobil yang terlibat mengalami kerusakan pada bagian depan.
Menanggapi kejadian tersebut, Kasatlantas Polres Kutai Kartanegara AKP Ahmad Fandoli mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di lokasi kejadian.
“Untuk kecelakaan yang terjadi kemarin di dekat Jembatan Baru, kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait. Nantinya di lokasi tersebut akan dipasang beberapa rambu lalu lintas,” ujarnya.
Rambu yang akan dipasang antara lain rambu peringatan hati-hati, rambu batas kecepatan, serta rambu larangan berbelok langsung ke kanan bagi kendaraan dari arah Monumen Barat.
Menurut Fandoli, kendaraan yang datang dari arah tersebut nantinya diarahkan untuk berbelok ke kiri terlebih dahulu guna menghindari potensi kecelakaan di persimpangan.
“Hal ini karena jika dari Monumen Barat langsung berbelok ke kanan, kendaraan akan langsung mendekati persimpangan lampu merah yang ada di sana sehingga cukup berbahaya,” jelasnya.
Ia menambahkan kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat kurangnya kehati-hatian dari kedua pengendara. Selain itu, kondisi jalan di sekitar jembatan yang relatif sempit juga menjadi faktor yang perlu diwaspadai.
“Di lokasi tersebut pengendara seharusnya melaju dengan kecepatan di bawah 40 kilometer per jam karena kondisi jalannya cukup sempit,” katanya.
Terkait pengendara yang masih berstatus pelajar, pihak kepolisian akan melakukan pendekatan edukatif dengan memanggil orang tua mereka.
“Kami akan memanggil orang tua mereka dan memberikan pemahaman agar lebih mengawasi anak-anaknya saat berkendara,” ujarnya.
Sementara itu, terkait kemungkinan pembangunan pos polisi di kawasan Jembatan Baru, Fandoli mengatakan hingga saat ini belum ada rencana ke arah tersebut.
“Untuk saat ini belum ada rencana pembangunan pos polisi di lokasi tersebut. Kondisi di sana masih dapat terpantau dari kantor Satlantas pada hari-hari biasa,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya sempat ada rencana pemasangan lampu lalu lintas di kawasan tersebut, namun hingga kini belum ada pembahasan lanjutan terkait realisasinya.
Fandoli mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur Jembatan Baru Tenggarong, mengingat kondisi jalan yang menanjak dapat membatasi jarak pandang pengendara.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintas di jalur tersebut karena kondisi jembatan sedikit menanjak sehingga kendaraan di depan tidak selalu terlihat,” pungkasnya.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Lewat “Menjaga Adat”, Petala Borneo Jadikan Panggung IDEF Ajang Promosi Erau Kukar
HMI Kukar Desak Pemkab Perjuangkan Hak Fiskal Daerah ke Pemerintah Pusat
Arie Wibowo Sosialisasikan Raperda Sempadan Sungai, Warga Bakal Dapat Kepastian Hukum Soal Batas Bangunan
KPK Tanamkan Nilai Antikorupsi kepada Siswa SD di Perbatasan TTU
Tak Mampu Kembalikan Insentif, Kepsek Swasta Minta Pemkab Kukar Cari Solusi
DPRD Kukar Soroti Temuan BPK Soal Insentif Guru, Minta Guru Tak Jadi Korban
PWI Kukar Bekali Wartawan dengan KEJ dan Public Speaking, Perkuat Profesionalisme Insan Pers
Polda Kaltim Gagalkan Peredaran Hampir 2 Kg Sabu, Sindikat Pakai Kentang untuk Kelabui Polisi