Satgas gabungan amankan barang bermerek ilegal asal Tawau di Dermaga Jamaker, Sabtu (14/2/2026).
Nunukan, Sambaranews.com – Aparat gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan berbagai aksesoris bermerek dari Tawau, Malaysia, yang masuk ke wilayah Indonesia melalui jalur perairan di Dermaga Rakyat Jamaker, Kabupaten Nunukan, Sabtu (14/2/2026).
Penindakan tersebut merupakan hasil sinergi sejumlah unsur, yakni Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan, Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan, Satgas SGI Kodam VI/Mulawarman, Unit Intel Kodim 0911/Nunukan, serta Satgas Pamtas Yon Kav 13/SL.
Pengungkapan kasus bermula dari informasi intelijen yang diterima tim gabungan sekitar pukul 16.00 Wita terkait rencana pengiriman tas dan sepatu branded dari Tawau menuju Nunukan menggunakan kapal penumpang. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti dengan pemantauan dan pemeriksaan terhadap KM Cahaya Jamaker yang dijadwalkan sandar di dermaga tradisional Jamaker.
Sekitar pukul 19.00 Wita, saat kapal tiba, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap muatan. Hasilnya, ditemukan empat kardus besar dan dua koper yang berisi berbagai barang bermerek luar negeri, di antaranya tas, sepatu, sandal, dompet, jam tangan, hijab, parfum, dan sejumlah produk lainnya.
Seluruh barang temuan tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Kantor Bea Cukai Nunukan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa barang-barang tersebut tidak dilengkapi dokumen kepabeanan yang sah.
Keterangan awal dari nahkoda kapal menyebutkan bahwa barang tersebut merupakan titipan dan tidak diketahui secara pasti siapa pemiliknya. Saat ini, barang bukti telah diserahkan kepada pihak Bea Cukai Nunukan untuk diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo menegaskan keberhasilan tersebut menunjukkan kuatnya sinergitas aparat dalam menjaga wilayah perbatasan dari aktivitas ilegal.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya penegakan hukum guna mencegah segala bentuk penyelundupan yang dapat merugikan negara. Pengawasan di jalur perairan maupun pintu-pintu masuk tradisional akan terus diperketat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan penindakan berlangsung aman dan lancar, serta menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam menciptakan wilayah perbatasan yang tertib dan kondusif.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Taman Ulin Tenggarong Terbengkalai, Warga Keluhkan Sampah dan Minim Perawatan
Libur Lebaran, Rainbow Slide di Tangga Arung Square Tarik Ribuan Pengunjung
Ruang Rekreasi Jadi Area Rawan, Taman Ulin Tenggarong Disorot
21 Tahun Jadi Petugas Kebersihan, Warga Loa Ipuh Syukuri Bingkisan Lebaran dari Pemkab Kukar
Polres Kutim Sediakan Mudik Gratis, Dua Bus Disiapkan untuk Layani Masyarakat
Semarak Nyepi di Kerta Buana, Tujuh Ogoh-Ogoh Diarak hingga Dibakar di Pura Pasupati