Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta melakukan kunjungan resmi ke Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Tenggarong, Senin (26/1/2025).
Tenggarong, Sambaranews.com – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta melakukan kunjungan resmi ke Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Tenggarong, Senin (26/1/2025). Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjajaki peluang kolaborasi strategis antara otoritas moneter dengan salah satu pilar peradaban tertua di Nusantara.
Kedatangan Deputi Gubernur BI beserta rombongan disambut langsung oleh Sultan Kutai Kartanegara Aji Muhammad Arifin, didampingi istri Aji Ratu Sekar Asih, serta jajaran kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara.
Mewakili Kesultanan, Pangeran Hario Notonegoro menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai langkah ini sebagai bentuk penghormatan terhadap adab dan adat yang menjadi fondasi dalam membangun peradaban serta kerja sama kelembagaan.
“Apa yang dilakukan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia hari ini beserta rombongan merupakan bentuk penghormatan terhadap adat Kesultanan Kutai Kartanegara yang dikenal sebagai salah satu peradaban adat terkuat di Indonesia,” ujar Pangeran Hario Notonegoro.
Ia menegaskan bahwa Kesultanan Kutai Kartanegara merupakan salah satu kesultanan tertua di Nusantara yang hingga kini tetap menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam kesempatan tersebut, Kesultanan Kutai Kartanegara juga menyampaikan sejumlah harapan kepada Bank Indonesia. Harapan tersebut antara lain kolaborasi dalam pembangunan sumber daya manusia unggul, pengendalian inflasi daerah agar tetap berada pada sasaran nasional sekitar 2,5 persen, serta menjaga ketersediaan dan kelayakan uang rupiah yang beredar, terutama pada momentum hari besar keagamaan.
Selain itu, Kesultanan mendorong penguatan ekonomi daerah melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Upaya tersebut juga mencakup penyusunan kajian ekonomi daerah berbasis data terkini dan penguatan stabilitas sistem keuangan daerah di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika geopolitik internasional.
Sementara itu, Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menyampaikan terima kasih atas penerimaan hangat dari Kesultanan Kutai Kartanegara. Ia menyebut kunjungan tersebut sebagai kehormatan besar bagi Bank Indonesia untuk dapat bersilaturahmi secara langsung sekaligus menyaksikan kekayaan sejarah dan nilai budaya yang dimiliki daerah tersebut.
“Kutai Kartanegara memiliki peran penting dalam sejarah dan peradaban Indonesia. Nilai kebersamaan, kearifan lokal, serta kepercayaan yang tumbuh di masyarakat menjadi fondasi sosial yang kuat dalam membangun kemajuan bangsa,” ujarnya.
Filianingsih juga menyampaikan bahwa Bank Indonesia melihat peluang kerja sama dengan Kesultanan Kutai Kartanegara, khususnya dalam pelestarian budaya dan sejarah, serta dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, termasuk pengembangan UMKM dan ekonomi berbasis kearifan lokal.
Pertemuan tersebut menegaskan harapan bersama agar sinergi yang terjalin dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas pembangunan di Kalimantan Timur, khususnya di wilayah Kutai Kartanegara sebagai mitra penting dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi
Optimalkan Sumur HPPO, Pertamina Hulu Mahakam Tambah Produksi Minyak Handil 2.000 BPH
Kesempatan Jadi Paskibraka 2026, Kesbangpol Kukar Mulai Sosialisasi ke Sekolah