Posyandu Maluhu terapkan enam SPM untuk seluruh siklus usia, Jumat (23/1/2026).
Tenggarong, Sambaranews.com – Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, mulai menerapkan paradigma baru Posyandu dengan melaksanakan pelayanan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup seluruh siklus usia dan enam bidang layanan. Penerapan tersebut dimonitor dan dievaluasi langsung oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (23/1/2026).
Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi, sekaligus menerima masukan serta saran terkait implementasi Posyandu dengan paradigma baru.
“Dulu Posyandu identik hanya dengan pelayanan balita dan kesehatan. Sekarang Posyandu melayani seluruh siklus usia, mulai dari balita, remaja hingga lansia, serta mencakup enam bidang pelayanan,” ujar Tri Joko Kuncoro.
Enam bidang pelayanan tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, sosial, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas). Dengan perluasan fungsi tersebut, Posyandu kini menjadi perpanjangan tangan kelurahan dalam menyerap dan menindaklanjuti berbagai persoalan masyarakat.
“Jika ada persoalan pendidikan, rumah tidak layak huni, atau permasalahan sosial lainnya, masyarakat bisa menyampaikannya melalui Posyandu untuk kemudian diteruskan ke pihak terkait,” jelasnya.
Pada pelaksanaan hari ini, sebanyak empat Posyandu di Kelurahan Maluhu membuka layanan Posyandu enam SPM, yakni Posyandu Nusa Indah 3, Nusa Indah 4, Nusa Indah 5, dan Nusa Indah 6. Sementara itu, Posyandu Nusa Indah 2 telah lebih dulu melaksanakan pelayanan enam SPM pada hari sebelumnya, sedangkan Posyandu Nusa Indah 1 dijadwalkan melaksanakan pelayanan serupa pada esok hari.
Tri Joko juga mengungkapkan bahwa jumlah kader Posyandu di Maluhu mengalami peningkatan signifikan. Dari sebelumnya hanya lima orang, kini bertambah menjadi 19 kader yang dibagi ke dalam enam bidang sesuai SPM.
“Untuk peningkatan kapasitas, kami sudah melaksanakan pembekalan dan pelatihan kader yang dipusatkan di BPU Maluhu, dengan menghadirkan narasumber dari Tim Penggerak Posyandu Kecamatan Tenggarong yang diketuai Ibu Camat,” katanya.
Pelaksanaan Posyandu enam SPM di Maluhu juga menjadi lokasi studi tiru bagi kader dari kelurahan lain. Sejumlah kader dari luar wilayah hadir untuk melihat langsung pelaksanaan layanan tersebut.
“Ini sesuai arahan Kepala Dinas, bahwa kelurahan yang belum melaksanakan Posyandu enam SPM dipersilakan datang ke Maluhu untuk belajar bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat DPMD Kukar, Anita Hefiana, mengatakan kehadiran pihaknya merupakan mandat dari Kepala Bidang sekaligus mewakili Tim Pembina Posyandu tingkat Kabupaten.
“Kami hadir untuk melihat langsung penerapan Posyandu enam SPM di Kelurahan Maluhu. Dari hasil pemantauan, pelaksanaannya sudah berjalan dan sesuai dengan buku petunjuk yang telah kami keluarkan,” ujarnya.
Anita berharap penerapan Posyandu enam SPM tidak hanya dilakukan di Kelurahan Maluhu, tetapi juga dapat direplikasi oleh seluruh Posyandu di Kabupaten Kutai Kartanegara yang jumlahnya mencapai sekitar 821 lembaga Posyandu.
“Ini harus direplikasi. Sosialisasi sudah sering kami lakukan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Apalagi penerapan enam SPM ini merupakan amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024,” jelasnya.
Ia menambahkan, DPMD juga telah mengeluarkan surat edaran dan petunjuk teknis sebagai tindak lanjut. Saat ini, kader Posyandu mendapatkan insentif dan biaya operasional setiap bulan dengan syarat melaksanakan layanan enam SPM.
Terkait kesiapan sumber daya manusia, Anita mengakui masih terdapat tantangan, mengingat Posyandu sedang mengalami transformasi besar.
“Untuk peningkatan kapasitas secara menyeluruh direncanakan pada tahun 2027, karena kondisi anggaran tahun ini mengalami defisit. Pembinaan ke depan akan melibatkan OPD teknis sesuai bidang SPM masing-masing,” pungkasnya.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Taman Ulin Tenggarong Terbengkalai, Warga Keluhkan Sampah dan Minim Perawatan
Libur Lebaran, Rainbow Slide di Tangga Arung Square Tarik Ribuan Pengunjung
Ruang Rekreasi Jadi Area Rawan, Taman Ulin Tenggarong Disorot
21 Tahun Jadi Petugas Kebersihan, Warga Loa Ipuh Syukuri Bingkisan Lebaran dari Pemkab Kukar
Polres Kutim Sediakan Mudik Gratis, Dua Bus Disiapkan untuk Layani Masyarakat
Semarak Nyepi di Kerta Buana, Tujuh Ogoh-Ogoh Diarak hingga Dibakar di Pura Pasupati