Ilustrasi.
Tenggarong, Sambaranews.com – Seorang perempuan asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah, berinisial S, dievakuasi oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu malam (31/12/2025), setelah dilaporkan berada dalam kondisi tertekan dan sendirian di wilayah Tenggarong.
Laporan awal diterima Markas Komando Damkarmatan Kukar dari seorang teman korban yang merasa khawatir terhadap keselamatan S. Korban diketahui datang ke Tenggarong setelah diajak seorang pria berinisial MN, yang dikenalnya melalui media sosial TikTok sekitar empat bulan terakhir.
Berdasarkan keterangan korban kepada petugas, hubungan antara S dan MN hanya sebatas kenalan dan belum berstatus pacaran. MN kemudian mengajak korban berlibur ke Tenggarong dengan janji akan mempertemukannya dengan orang tua yang disebut tinggal di daerah tersebut, serta menanggung seluruh biaya perjalanan.
Namun, setibanya di Tenggarong pada sore hari, korban justru dibawa ke sebuah rumah kos, bukan ke rumah orang tua seperti yang dijanjikan. Alasan MN pun berubah-ubah, mulai dari menyebut orang tuanya berada di Tenggarong, kemudian di Palangkaraya, hingga mengaku tinggal di asrama dan tidak dapat menerima tamu.
Korban mengaku mulai merasa curiga dan ketakutan setelah MN mencoba melakukan sentuhan fisik yang tidak diinginkan serta mengajaknya tidur dalam satu kamar, yang langsung ditolak oleh korban. Situasi tersebut semakin memperparah tekanan psikologis korban karena tidak mengenal lingkungan sekitar dan tidak memiliki keluarga maupun kenalan di Tenggarong.
Dalam kondisi tertekan, korban berhasil menghubungi temannya di Palangkaraya. Teman korban kemudian berkoordinasi dengan Damkarmatan Kukar untuk meminta bantuan. Petugas pun segera menuju lokasi dan mengevakuasi S dari sebuah rumah kos di wilayah Tenggarong.
Kepala Damkarmatan Kukar, Fida Hurasani, mengapresiasi kecepatan dan kesiapsiagaan tim yang bertindak di tengah malam pergantian tahun.
“Meski dalam suasana libur akhir tahun, anggota kami tetap sigap merespons laporan darurat demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih waspada dalam menjalin hubungan melalui media sosial.
“Jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal secara daring. Jika ingin bertemu, pastikan keluarga atau teman mengetahui keberadaan kita, serta waspadai tanda-tanda mencurigakan,” tegasnya.
Damkarmatan Kukar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi lintas instansi serta meningkatkan edukasi keselamatan dalam berinteraksi di dunia maya guna mencegah kejadian serupa.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Polantas Menyapa, Satlantas Kukar Percepat Layanan Administrasi Kendaraan
Tiga Rumah di Kuala Samboja Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Atap Bocor Dikeluhkan Pedagang, Disperindag Kukar Targetkan Perbaikan Pasar Mangkurawang Tuntas Juni 2026
Ancaman PHK di Depan Mata, Pemkab Kukar Dorong Perlindungan Pekerja Lokal
Wabup Kukar Tegaskan Tangga Arung Square untuk Pedagang Kecil, Bukan Ladang Oknum
Kios Tak Kunjung Buka dan Dugaan Jual Beli Lapak Menguat, Rendi Solihin: Izin Siap Dicabut