Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri saat menyampaikan refleksi akhir tahun 2025 di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Jalan KH Dewantara, Tenggarong, Jumat (19/12/2025).
Tenggarong, Sambaranews.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri memaparkan capaian pembangunan daerah sekaligus arah kebijakan pemerintah ke depan dalam refleksi akhir tahun 2025 yang digelar di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Jalan KH Dewantara, Jumat (19/12/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Aulia menyampaikan bahwa selama lima tahun terakhir pelaksanaan program pembangunan di Kukar menunjukkan hasil yang positif. Sejumlah indikator strategis mengalami perbaikan signifikan, di antaranya penurunan angka kemiskinan, peningkatan pendapatan per kapita masyarakat, serta membaiknya tingkat ketimpangan pendapatan.
“Secara statistik, capaian pembangunan kita berada pada tren yang sangat baik. Bahkan penurunan angka kemiskinan menjadi yang terbaik dalam kurun waktu puluhan tahun,” ujarnya.
Menurut Aulia, capaian tersebut menjadi dasar untuk melanjutkan pembangunan pada tahap berikutnya melalui program Kukar Idaman Terbaik yang akan mulai diimplementasikan pada 2026. Program ini merupakan penyempurnaan dari Kukar Idaman sebelumnya, dengan fokus yang lebih kuat pada pembangunan sumber daya manusia.
Salah satu kebijakan baru yang disiapkan adalah pemberian beasiswa bulanan bagi santri pondok pesantren yang terdaftar dan berdomisili di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pemerintah daerah akan menyalurkan bantuan sebesar Rp250 ribu per bulan untuk setiap santri.
“Kami memandang pendidikan berasrama, termasuk pesantren, sebagai model pendidikan yang efektif dalam membentuk karakter generasi muda. Beasiswa ini diharapkan dapat membantu orang tua sekaligus mendorong pendidikan keagamaan di Kukar,” jelas Aulia.
Selain santri yang menempuh pendidikan di dalam daerah, Pemerintah Kabupaten Kukar juga tetap memberikan bantuan bagi santri yang mondok di luar daerah, meskipun dengan skema yang masih terbatas. Ke depan, pemerintah daerah juga berupaya menanggung biaya pendidikan anak-anak Kukar, khususnya yang bersekolah di dalam wilayah kabupaten.
Aulia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan mental, karakter, dan kualitas generasi penerus. Menurutnya, hasil investasi di bidang sumber daya manusia memang tidak dapat dirasakan secara instan, namun akan sangat menentukan masa depan daerah.
“Jika kita persiapkan dengan baik sejak sekarang, Insya Allah generasi masa depan Kukar akan tumbuh menjadi generasi yang unggul dan mampu membawa daerah ini menjadi lebih baik,” tegasnya.
Aulia juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar jajaran pemerintah daerah senantiasa diberi kekuatan dan kelapangan dalam menjalankan amanah pembangunan.
“Dengan doa dan kebersamaan, kami berharap seluruh program yang telah dirancang dapat berjalan optimal demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kutai Kartanegara,” pungkas Aulia.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Penyidik Geledah Rumah di Tenggarong, Diduga Bagian dari Pengembangan Penyidikan Kasus Honor Non-ASN Disdikbud Kukar
Korban Dugaan Keracunan Makanan MBG di Sebulu Bertambah Jadi 85 Orang, Orang Tua Minta Evaluasi Program
Kasus Dugaan Korupsi Honor Non-ASN Disdikbud Kukar Masuk Tahap Penyidikan
HMI Kukar Desak Pemkab Perjuangkan Hak Fiskal Daerah ke Pemerintah Pusat
KPK Tanamkan Nilai Antikorupsi kepada Siswa SD di Perbatasan TTU
Tak Mampu Kembalikan Insentif, Kepsek Swasta Minta Pemkab Kukar Cari Solusi
Pemkab PPU Beri Apresiasi atas Komitmen TJSL Alfamidi Branch Samarinda
Alfamidi Salurkan 9.000 Telur untuk 25 Anak dalam Program Pencegahan Stunting di Palaran
Aktivitas Bakar Lahan Masih Jadi Ancaman, BPBD Kukar Tingkatkan Kewaspadaan
Family Gathering Polsek Loa Kulu, Personel dan Keluarga Perkuat Kekompakan di Luar Dinas