Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar, Alfian Nur.
Tenggarong, Sambaranews.com – Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi memasuki usia tiga tahun sejak diresmikan pada 2 Desember 2022 oleh Bupati Kukar saat itu Edy Damansyah bersama Kementerian Investasi/BKPM. Perayaan berlangsung di Kantor MPP, Jalan Wolter Monginsidi, Kompleks Kantor Bupati Kukar, Gedung D Lantai Dasar, dengan mengusung tema “Melaju dengan Inovasi, Mewujudkan Pelayanan Kukar Idaman Terbaik.”
Acara diawali pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan MPP selama tiga tahun. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan sejumlah sertifikat prestasi, termasuk sertifikat ISO yang menegaskan komitmen MPP terhadap keamanan data dan kualitas pelayanan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar, Alfian Nur, menyampaikan bahwa MPP terus mengalami perkembangan positif. Tahun ketiga ini, kata dia, menjadi momentum penting untuk memperkuat inovasi layanan, salah satunya dengan menyiapkan 20 Mini MPP yang akan hadir di seluruh kecamatan.
“Banyak arahan dari Pak Bupati untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanan. Salah satunya kami menjadi leading sector untuk menghadirkan 20 mini MPP di kecamatan. Persiapan sudah dilakukan, mulai desain bersama PU, SDM bersama BKPSDM, hingga kesiapan lokasi,” ujar Alfian.
Ia menjelaskan, Mini MPP untuk sementara akan memanfaatkan ruang pelayanan PATEN di kantor kecamatan yang dinilai cukup memadai. Meski memanfaatkan fasilitas yang ada, branding MPP tetap dipertegas agar masyarakat langsung mengenali bahwa kecamatan juga menyediakan layanan publik terintegrasi.
Alfian juga mengungkapkan hasil evaluasi pelayanan selama tiga tahun. “Nilainya 94,98. Ini hasil survei internal dan audit independen. Alhamdulillah tidak ada laporan negatif. Tantangannya adalah mempertahankan kualitas ini,” ucapnya.
Salah satu inovasi unggulan yang sedang dikembangkan adalah MetaPulse, sebuah teknologi layanan 3D yang memungkinkan warga mengakses seluruh fasilitas MPP secara virtual.
“Di rumah cukup pakai ponsel. Masyarakat bisa masuk ke dalam MPP versi digital, berjalan seperti avatar, memilih tenant, dan langsung dilayani. Ini akan dibawa ke mini MPP juga,” jelasnya. Ia menargetkan, tiga tahun mendatang masyarakat sudah terbiasa memanfaatkan MetaPulse sebagai layanan hybrid tanpa harus berpindah tempat.
Dari sisi timeline, persiapan operasional Mini MPP dimulai pada Oktober–Desember 2025. Pada 2026, DPMPTSP Kukar mulai melakukan perekrutan dan pelatihan SDM kecamatan agar mampu mengoperasikan ratusan jenis layanan. “Kalau memungkinkan, launching Mini MPP akan disamakan dengan ulang tahun MPP pada Desember 2026,” kata Alfian.
Menutup sesi wawancara, Alfian juga membocorkan program khusus yang akan digelar tahun mendatang, yakni nikah massal setelah bulan Syawal. Program tersebut akan dilengkapi berbagai doorprize dari pemerintah dan perusahaan mitra.
“Pak Bupati akan memberikan doorprize khusus. Administrasi di KUA juga digratiskan oleh Pak Bupati,” pungkasnya.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi
Optimalkan Sumur HPPO, Pertamina Hulu Mahakam Tambah Produksi Minyak Handil 2.000 BPH
Kesempatan Jadi Paskibraka 2026, Kesbangpol Kukar Mulai Sosialisasi ke Sekolah