KUTIM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutai Timur menghadapi tantangan signifikan dalam menjaga efektivitas program kerjasama desa, mengingat alokasi anggaran yang sangat terbatas untuk tahun mendatang. Zainal Abidin, Kepala Bidang Kerjasama Desa, mengungkapkan bahwa total anggaran yang tersedia untuk tiga bidang kegiatan hanya mencapai Rp100 juta, sebuah penurunan drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp1 miliar.
Meskipun harus bekerja dengan dana yang minim, Zainal menegaskan bahwa DPMDes tetap berupaya keras mengoptimalkan program agar seluruh kegiatan berjalan dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan maksimal oleh masyarakat. Menurutnya, efektivitas kerjasama desa tidak hanya ditentukan oleh besar kecilnya anggaran, tetapi juga oleh kualitas pendampingan dan koordinasi yang tepat.
DPMDes tetap aktif mendampingi berbagai jenis program, termasuk kerjasama antar-desa, kerjasama dengan pihak ketiga (perusahaan), dan pembangunan kawasan perdesaan. Pendampingan ini mencakup aspek administrasi, pembuatan Memorandum of Understanding (MoU), hingga dokumentasi kegiatan demi menjaga efektivitas dan akuntabilitas program.
Selain pendampingan, DPMDes juga merencanakan sosialisasi Permendagri Nomor 96 Tahun 2017 mengenai tata kelola kerjasama desa. Hal ini penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan secara transparan, legal, dan sesuai aturan. Zainal menekankan bahwa pendampingan yang intensif merupakan kunci agar manfaat program tetap dapat dinikmati oleh warga, meskipun dengan anggaran yang terbatas. (ADV)


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi