KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memastikan bahwa program-program unggulan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap berjalan tanpa pemangkasan, meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 diproyeksikan mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa tiga program fundamental pelayanan dasar akan tetap dipertahankan. Program tersebut meliputi bantuan dana sebesar Rp250 juta untuk setiap Rukun Tetangga (RT), program operasional RT, serta jaminan sosial bagi pekerja rentan.
Penegasan ini disampaikan Bupati Ardiansyah usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kutim. Ia memastikan bahwa penurunan APBD tidak akan memengaruhi besaran bantuan yang diterima setiap RT, yang nilainya tetap Rp250 juta per RT, sebuah program andalan Pemkab untuk pemberdayaan masyarakat dan pembangunan skala kecil di lingkungan.
Selain dana RT, Pemkab juga memastikan program pengadaan motor operasional untuk Ketua RT akan terus dilanjutkan untuk menunjang mobilitas pelayanan publik. Tak kalah penting, program jaminan sosial bagi pekerja rentan juga dipastikan tidak mengalami pemotongan dan justru akan diperluas cakupannya untuk mencapai target 150 ribu orang penerima.
Dengan mempertahankan program- program ini, Pemkab Kutim berkomitmen penuh untuk menjaga keberlanjutan layanan dasar dan memastikan dampak penurunan APBD tidak dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di tingkat RT. (ADV)


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi