KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah gencar memperluas cakupan pemasangan kamera pengawas (CCTV) ke seluruh kecamatan dan kantor desa. Langkah ini diambil setelah keberadaan CCTV terbukti membantu aparat kepolisian dalam mengungkap sejumlah kasus pencurian baru-baru ini.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Ronny Bonar, menyatakan bahwa saat ini jaringan CCTV sudah terpasang di titik-titik utama, khususnya di Wilayah Sangatta Utara dan Selatan, serta di sebagian besar kantor kecamatan dan unit layanan publik, seperti puskesmas dan lingkungan sekolah.
Namun, cakupan tersebut masih dinilai jauh dari target ideal. Ronny menargetkan perluasan jaringan hingga mencakup semua kecamatan dan kantor desa, bahkan jika memungkinkan, hingga tingkat Rukun Tetangga (RT). Ia menekankan bahwa perluasan ini harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
Ronny menegaskan bahwa tujuan utama dari pemasangan CCTV adalah untuk meningkatkan keamanan lingkungan bersama dan mendukung tertib administrasi di kantor-kantor pemerintah, bukan untuk mengawasi individu. Perluasan jaringan CCTV ini merupakan bagian integral dari upaya Pemkab Kutim dalam mengembangkan konsep kota cerdas, yang bertujuan menciptakan layanan publik yang responsif sekaligus memperkuat rasa aman masyarakat. (ADV)


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi