KUTIM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah menetapkan Festival Lom Plai sebagai program strategis andalan untuk mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ke panggung nasional. Festival adat Dayak Wehea ini terbukti efektif menarik perhatian luas, bahkan telah dua kali diakui sebagai event berskala nasional.
Menurut Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dispar Kutim, Rifani, tujuan utama festival ini bukan hanya sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi alat promosi yang kuat. Lom Plai berhasil menarik wisatawan dari luar daerah, sehingga secara signifikan meningkatkan eksposur Kutim di mata publik nasional.
Rifani menambahkan, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh dalam memastikan kelancaran festival, termasuk menyediakan kebutuhan teknis seperti panggung dan perlengkapan logistik lainnya, meskipun menghadapi keterbatasan anggaran operasional.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa festival ini merupakan platform yang sangat baik bagi pelaku ekraf, sebab menampilkan beragam subsektor seperti seni pertunjukan, musik, kuliner, hingga kriya. Keberhasilan event ini mencapai skala nasional juga membawa keuntungan promosi, di mana kementerian terkait turut membantu penyebarannya melalui berbagai media, termasuk videotron dan paket media.
Secara keseluruhan, Lom Plai bertindak sebagai media strategis yang sejalan dengan visi Bupati Kutim untuk mengembangkan 50 destinasi unggulan, sekaligus memperkuat fondasi budaya dan kreativitas lokal sebagai mesin penggerak ekonomi daerah. (ADV)


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi