KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menunjukkan komitmennya untuk memajukan sektor pendidikan dan transportasi publik dengan menyiapkan program bus listrik gratis khusus bagi pelajar.
Inisiatif ini merupakan bagian dari 50 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Kutim, yang bertujuan mewujudkan pemerataan akses pendidikan sekaligus mendukung kebijakan nasional menuju transportasi rendah emisi.
Bus listrik yang dirancang sebagai shuttle bus gratis ini akan melayani pelajar dari tingkat SD hingga SMA di Sangatta, memberikan kemudahan akses yang lebih efisien dan aman menuju sekolah.
Saat ini, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kutim, melalui peneliti Bagus Rai Wibowo, tengah melakukan studi kelayakan untuk memastikan kesiapan program.
Kajian yang melibatkan Universitas Mulawarman (Unmul) dan sejumlah Perangkat Daerah (PD) terkait, seperti Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), fokus pada analisis rute, jarak tempuh, kebutuhan armada, dan estimasi pengguna.
Meskipun tantangan utamanya adalah keterbatasan jalur transportasi di Sangatta yang hanya memiliki satu jalan utama, Pemkab Kutim optimis bahwa uji coba operasional dapat dilaksanakan tahun ini, sebelum implementasi penuh pada tahun berikutnya.
Program inovatif ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas pelajar, mengurangi emisi karbon, dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih berkelanjutan.(Adv)


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi