Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersama PLN terus mengintensifkan proyek elektrifikasi yang menargetkan 13 desa terpencil di empat kecamatan: Batu Ampar, Bengalon, Muara Bengkal, dan Sangkulirang.
Program ini sangat vital untuk memicu kemajuan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup warga di pedesaan.
Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Kabupaten Kutim, Arif Nur Wahyuni, mengonfirmasi bahwa progres pembangunan jaringan listrik berjalan, namun ia menekankan perlunya dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat untuk mengatasi berbagai kendala di lapangan.
Kendala utama yang dihadapi oleh tim di lapangan, seperti yang dijelaskan oleh Pelaksana Harian Manager UP2K Kaltim, Agus Rudianto, adalah kondisi geografis dan perizinan.
Kendala infrastruktur mencakup perlunya perbaikan ruas jalan dan jembatan di beberapa desa seperti Senambah dan Mulupan, yang menghambat pengangkutan material.
Sementara itu, masalah perizinan menjadi batu sandungan, terutama terkait izin melintasi kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) di desa Beno Harapan dan Mawai Indah.
Di beberapa desa lain, seperti Mandu Dalam, Mandu Pantai Sejahtera, dan Peridan, pembangunan tertahan karena izin penebangan pohon sawit yang dimiliki oleh perusahaan setempat.
Agus Rudianto juga menggarisbawahi pentingnya sosialisasi dari pemerintah desa kepada pemilik lahan, karena tidak ada ganti rugi yang disediakan untuk penebangan pohon di jalur pembangunan jaringan.
Meskipun menghadapi hambatan ini, PLN dan Pemkab tetap optimis bahwa proyek akan rampung secara bertahap, mewujudkan harapan masyarakat untuk mendapatkan pasokan listrik yang stabil dan mengakhiri ketergantungan pada mesin diesel.(Adv)


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi