KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan pemerataan dan peningkatan kualitas layanan, terutama bagi warga yang berada di wilayah terpencil.
Di sektor pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah meluncurkan dua kebijakan utama untuk mengatasi keterbatasan akses.
Pertama, untuk jenjang pendidikan menengah atas, Disdikbud Kutim berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk memastikan pembangunan MA Silvaduta di Sangatta Selatan dapat beroperasi pada tahun 2026.
Sekolah baru ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk mengurangi tekanan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang kerap terjadi akibat terbatasnya daya tampung SMA.
Kedua, untuk meratakan akses di wilayah sulit dijangkau, Disdikbud aktif mengembangkan sistem Sekolah Filial.
Model pendidikan ini menginduk pada sekolah utama dan memungkinkan anak-anak di permukiman terpencil, seperti di Pulau Miang, tetap mendapatkan pendidikan yang layak tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Sekolah-sekolah filial ini, yang diterapkan dari jenjang PAUD hingga SMP, juga berpotensi untuk diusulkan menjadi sekolah negeri mandiri apabila telah memenuhi kuota minimum 60 peserta didik.
Selain fokus pada pendidikan, pelayanan publik juga ditingkatkan melalui inovasi digital. Untuk mempermudah warga mengurus administrasi kependudukan, Pemkab Kutim telah mengoperasikan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), yang dijuluki “ATM Dukcapil.”
Kehadiran ADM, salah satunya di Kecamatan Bengalon, sangat membantu masyarakat yang sebelumnya harus menempuh perjalanan sehari penuh ke Sangatta hanya untuk mencetak dokumen penting seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, atau Kartu Identitas Anak.
Di bidang olahraga, Pemerintah Kabupaten melalui Dispora tetap aktif dalam membina semangat kompetisi dan silaturahmi. Hal ini terlihat dengan digelarnya Open Tournament Futsal Bupati Cup 2025 di GOR Kudungga.
Kepala Dispora Basuki Isnawan secara khusus menekankan kepada seluruh peserta bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kejujuran, mengingat prestasi sejati dalam olahraga juga diukur dari sikap positif para atlet di lapangan.(Adv)


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi