Simulasi Damkar di RSUD Dayaku.

Sambaranews.com | KUTAI KARTANEGARA – Tidak semua orang mampu tetap tenang saat melihat api menyala di depan mata. Namun bagi anggota K3 RSUD Dayaku Raja Kota Bangun, pengalaman mengikuti simulasi kebakaran bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) menjadi bekal penting untuk menghadapi keadaan darurat dengan kepala dingin.
“Yang utama jangan panik. Karena kalau panik, pasti berakhir fatal. Kami diajari cara memanfaatkan alat di sekitar, misalnya kain basah untuk menutup api kecil,” ujar salah satu anggota K3 RSUD Dayaku Raja, Purwoko, Jumat (7/11/2025).
Ia bercerita, pelatihan yang digelar Damkar Kota Bangun bukan sekadar formalitas. Para peserta benar-benar diajak praktik langsung menggunakan potongan drum untuk memadamkan api. Dari situ, mereka belajar cara memutus arus listrik sementara, mengenali titik rawan kebakaran, hingga menggunakan APAR (alat pemadam api ringan) dengan benar.
Kepala Pos Damkar Kota Bangun, Abdi Ratama, mengatakan kegiatan simulasi seperti ini penting untuk membangun budaya tanggap darurat di lingkungan kerja.
“Keselamatan itu bukan hanya tugas Damkar. Semua orang harus tahu apa yang harus dilakukan ketika api muncul. Kami siap melatih dan mendampingi instansi mana pun yang ingin belajar,” ujarnya.
Kerja sama antara RSUD Dayaku Raja dan Damkar Kota Bangun menjadi bukti bahwa kesiapsiagaan bisa dimulai dari kesadaran bersama. Dengan ilmu yang didapat, para petugas rumah sakit kini lebih percaya diri menghadapi risiko kebakaran tanpa panik, tapi tetap waspada. (ADV Damkarmatan Kukar/Aaw)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi