Relawan KBU.

Sambaranews.com | KUTAI KARTANEGARA – Di balik semangat besar yang dimiliki para relawan Tim Reaksi KBU (Kota Bangun Ulu), tersimpan sejumlah keterbatasan fasilitas yang hingga kini masih menjadi sebuah tantangan utama. Meski alat pelindung diri (APD) seperti helm, sepatu dan peralatan seperti selang, dan pompa sudah tersedia, namun relawan belum memiliki kendaraan operasional untuk mobilisasi cepat ke Tempat Lokasi Kejadian.
Kepala Relawan Tim Reaksi KBU, Heri J, menjelaskan bahwa setiap kali terjadi kebakaran, para anggota relawan sering kali harus mencari tumpangan seadanya untuk membawa peralatan. “Terkadang kami menggunakan motor, becak, atau bahkan kendaraan pribadi untuk mengangkut alat pemadam. Semua dilakukan secara swadaya,” ungkapnya, Sabtu (25/10/2025).
Ia menuturkan, bahwasanya kekompakan dan rasa kebersamaan antarrelawan menjadi kunci utama agar tetap bisa bergerak cepat. “Kami ini bekerja atas dasar rasa kemanusiaan, bukan karena imbalan. Kalau bisa difasilitasi dengan kendaraan roda tiga seperti viar, tentunya akan sangat membantu disaat tanggap darurat,” tambahnya.
Pemerintah desa Kota Bangun Ulu sebelumnya telah memberikan dukungan berupa unit alat pemadam dan pelatihan bersama Damkarmatan Kota Bangun, agar relawan memiliki kemampuan teknis dalam menghadapi bencana. Namun, kebutuhan sarana transportasi masih menjadi hal mendesak agar penanganan kebakaran lebih efisien.
Masyarakat setempat pun memberi apresiasi tinggi kepada relawan KBU yang selalu hadir di setiap kejadian, meski dengan perlengkapan sederhana. Dedikasi mereka menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk terus menebar manfaat. Di tengah minimnya dukungan logistik, relawan KBU tetap berdiri teguh sebagai pahlawan kemanusiaan yang menginspirasi Kota Bangun. (ADV Damkarmatan Kukar/Anita R)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi