Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Pos Sektor Kota Bangun.

Sambaranews.com | KUTAI KARTANEGARA – Malam hari menjadi waktu paling rawan bagi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Pos Sektor Kota Bangun. Kepala Pos, Abdi Ratama, mengungkapkan bahwa sebagian besar kebakaran justru terjadi pada jam istirahat malam, ketika warga dan relawan tengah terlelap.
“Kalau kejadian di malam hari, kami biasanya yang lebih dulu tiba di lokasi. Tantangannya ada pada jumlah personel dan sumber air. Unit kami hanya satu, jadi harus pintar-pintar membagi tugas dan strategi,” jelas Abdi, Jumat (24/10/2025).
Menurutnya, kendala terbesar saat malam bukan hanya minimnya personel, tetapi juga sulitnya menemukan sumber air yang memadai. Sering kali, petugas harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan suplai air tambahan. “Kadang harus ambil dari sungai atau sumur warga. Kalau jaraknya jauh, tentu butuh waktu lebih lama,” ujarnya.
Meski dalam kondisi terbatas, semangat para petugas tidak pernah padam. Mereka tetap sigap menembus gelap malam, hujan, bahkan kabut tebal demi memastikan api segera terkendali. Abdi menegaskan bahwa rasa tanggung jawab dan jiwa kemanusiaan menjadi dorongan utama bagi seluruh personel.
Kerja sama dengan masyarakat juga menjadi kunci penting. Warga sering kali membantu menyediakan air, alat seadanya, hingga membantu menarik selang. “Kami selalu andalkan kebersamaan. Kalau tidak ada gotong royong, pemadaman akan lebih sulit,” tambah Abdi.
Dedikasi tanpa pamrih ini menjadi bukti nyata bahwa Damkarmatan Kota Bangun tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga menjaga keamanan, nyawa, dan harapan masyarakat. Di tengah gelap malam dan segala keterbatasan, mereka tetap berdiri sebagai garda terdepan bagi keselamatan warga. (ADV Damkarmatan Kukar/Anita R)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi