APD Lengkap Damkar Kota Bangun.

Sambaranews.com | KUTAI KARTANEGARA – Di balik setiap aksi petugas pemadam kebakaran, ada perlengkapan penting yang menjadi pelindung utama mereka: alat pelindung diri atau APD. Bagi petugas Damkar Kota Bangun, perlengkapan ini tak hanya dipakai saat menghadapi api, tetapi juga untuk menangani berbagai situasi darurat lain di lapangan.
“Biasa kita untuk menyerbu, kalau yang di depan, untuk juru padam, kita harus pakai anti panas ini. Lengkap, helmnya, jaketnya, sampai sarung tangannya,” ujar salah satu petugas Damkar Kota Bangun saat ditemui di pos, Sabtu (11/10/2025).
APD yang digunakan terdiri atas helm pelindung, jaket tahan panas, celana lapangan, sepatu fireboot, dan sarung tangan khusus. Selain itu, Damkar Kota Bangun juga memiliki baju tawon, yang digunakan saat menangani sarang tawon atau serangan hewan berbahaya lainnya.
“Kalau penanganan nonkebakaran, seperti tawon, kita pakai baju khusus. Tapi kalau ular, cukup pakai seragam biasa, helm, dan sarung tangan,” jelas kepala pos Damkar Kota Bangun, Abdi Ratama.
Perlengkapan disimpan rapi di mobil operasional agar mudah dijangkau. Beberapa anggota juga menyiapkan alat pribadi dari rumah sebagai bentuk kesiapsiagaan.
“Kalau di pos ada lima orang personel, satu mobil sudah cukup lengkap,” tambahnya.
Setiap selesai digunakan, APD dibersihkan agar tetap terawat. “Habis pakai, saya minta anggota langsung bersihkan,”ujarnya.
Dengan perlengkapan yang siap siaga, Damkar Kota Bangun terus menjaga keselamatan diri untuk melindungi masyarakat dari berbagai ancaman. (ADV Damkarmatan Kukar/Aaw)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi