Kadis PMD Kukar mendampingi Kunker Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri di hulu.

Sambaranews.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan setiap program pembangunan di kawasan hulu benar-benar berjalan sesuai kebutuhan warga.
Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kepala DPMD Kukar, Arianto, yang selama hampir sepekan mendampingi Bupati Aulia Rahman Basri dalam kunjungan kerja ke sejumlah kecamatan mulai 9 hingga 14 Oktober 2025.
Dalam agenda tersebut, rombongan menelusuri wilayah seperti Kembang Janggut, Muara Muntai, Muara Wis, Kota Bangun, Kota Bangun Darat, hingga Kenohan.
Kunjungan itu dimanfaatkan DPMD untuk menilai capaian pembangunan desa serta mengukur sejauh mana manfaat program yang telah dijalankan pemerintah daerah.
Arianto menuturkan bahwa kunjungan langsung menjadi cara paling efektif untuk melihat dampak nyata dari program di lapangan.
Ia menilai, evaluasi semacam ini penting agar pembangunan tidak berhenti pada laporan administrasi semata.
“Kami ingin memastikan setiap program yang dijalankan pemerintah daerah memiliki dampak langsung bagi warga. Dengan turun ke lapangan, kita bisa melihat sendiri sejauh mana manfaatnya,” ujarnya, Sabtu (11/10/2025).
Selain meninjau hasil pembangunan, kegiatan tersebut juga membuka ruang dialog antara pemerintah daerah, kepala desa, dan masyarakat.
DPMD Kukar memanfaatkan kesempatan itu untuk menerima aspirasi, masukan, serta gagasan warga yang bisa menjadi dasar penyempurnaan kebijakan.
Menurut Arianto, salah satu fokus utama DPMD adalah menjaga sinergi antarlevel pemerintahan.
Ia menegaskan, program pembangunan hanya akan berhasil bila dijalankan dengan komunikasi yang terbuka dan perencanaan yang terkoordinasi.
“Pendekatan kolaboratif menjadi kunci agar program tidak berjalan sendiri-sendiri. Kami ingin semua pihak berperan aktif dalam memajukan desanya masing-masing,” ungkapnya.
Kegiatan di Kecamatan Kembang Janggut menjadi salah satu agenda awal. Rombongan menggelar safari subuh di Langgar Al Munawaroh, senam massal bersama ribuan pelajar, serta meninjau sarana pendidikan setempat.
Arianto menyebut kegiatan semacam ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya membangun kedekatan pemerintah dengan warga dan menanamkan gaya hidup sehat bagi generasi muda.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara kelompok petani sawit Kecamatan Kembang Janggut dan PT Ria Kaltim.
DPMD menilai kemitraan ini sebagai langkah nyata memperkuat ekonomi lokal dan membuka peluang kolaborasi desa dengan dunia usaha.
“Kami berharap kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha terus diperluas. Semangat gotong royong inilah yang menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan di Kutai Kartanegara,” tutupnya. (Adv/DPMD KUKAR/Ak)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi