Damkarmatan Kota Bangun saat evakuasi Hawan Liar.

Sambaranews.com | KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Pos Sektor Kota Bangun mencatat adanya penurunan jumlah penanganan kasus nonkebakaran, seperti evakuasi ular yang masuk ke lingkungan warga sepanjang tahun 2025. Jika pada tahun-tahun sebelumnya bisa mencapai sekitar 20 kasus, tahun ini tercatat hanya sekitar 10 lebih laporan.
Kepala Pos Sektor Damkarmatan Kota Bangun, Abdi Ratama, mengatakan penurunan ini kemungkinan dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan frekuensi banjir yang tidak terlalu tinggi dibanding tahun sebelumnya. “Biasanya kasus ular masuk rumah itu meningkat saat banjir, terutama di daerah yang dekat dengan rawa. Saat air naik, ular ikut mencari tempat kering dan akhirnya masuk ke rumah warga,” ujarnya, Minggu (5/10/2025).
Ia menambahkan, pada kondisi ekstrem, wilayah Kota Bangun bisa mencatat hingga 50 kasus ular per tahun, terutama di kawasan yang berdekatan dengan rawa dan sungai. “Kalau sudah musim banjir, itu bisa banyak sekali laporan dari warga,” jelasnya.
Terkait prosedur standar operasional (SOP) penanganan ular, Abdi mengakui bahwa secara ideal petugas yang menangani harus memiliki sertifikat keahlian khusus. Namun, keterbatasan personel bersertifikat di lapangan membuat mereka tetap turun tangan berdasarkan pengalaman dan keberanian. “Di sini belum ada yang bersertifikat, jadi kami hanya berbekal keberanian untuk bantu masyarakat,” ungkapnya.
Setelah berhasil menangkap ular, tim Damkarmatan biasanya akan melepaskan hewan tersebut ke tempat yang aman dan jauh dari permukiman warga. Abdi menegaskan, langkah ini diambil agar tidak membahayakan warga, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.
Meski jumlah kasus menurun, Abdi memastikan timnya tetap siaga 24 jam untuk melindungi warga dari potensi ancaman hewan liar di lingkungan mereka. (ADV Damkarmatan Kukar/Anita R)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi