Foto Ilustrasi Damkar.

Sambaranews.com | KUTAI KARTANEGARA – Banyaknya rumah warga yang berdempetan di kawasan hulu menjadi perhatian serius pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan). Kepala Pos Sektor Damkarmatan Muara Muntai, Gusti Guta Wangga, menegaskan bahwa jarak bangunan yang terlalu rapat meningkatkan potensi api merembet dengan cepat apabila terjadi kebakaran. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa jarak aman bangunan rumah itu sangat penting,” ujarnya, Senin (1/9/2025).
Menurutnya, pola pembangunan rumah yang tidak memperhatikan ruang di antara bangunan sering ditemui di RT-RT padat penduduk, khususnya di daerah bantaran sungai. Dalam banyak kasus, material rumah dari kayu menjadi faktor tambahan yang mempercepat merambatnya api. Karena itu, edukasi mengenai batas aman bangunan terus disosialisasikan oleh Damkar kepada warga.
Ia menjelaskan bahwa upaya sederhana dapat dilakukan tanpa biaya besar. Salah satunya adalah memberi pembatas berupa pagar kayu ringan atau tanaman hijau sebagai sekat alami antar rumah. Langkah ini tidak hanya membantu memperlambat laju api, tetapi juga menciptakan ruang aman bagi petugas ketika melakukan pemadaman. “Tanaman seperti pandan, pisang hias, atau perdu bisa menjadi opsi pembatas yang cukup efisien,” tambahnya.
Selain itu, warga juga diminta menghindari menempelkan bangunan tambahan langsung ke dinding rumah tetangga. Pembuatan lorong kecil sebagai jalur udara dinilai dapat mengurangi panas antar bangunan sekaligus menyediakan ruang evakuasi.
Damkarmatan Pos Sektor Muara Muntai menegaskan bahwa pencegahan kebakaran adalah tanggung jawab bersama. Dengan memperhatikan jarak bangunan, risiko kebakaran besar di wilayah Muara Muntai dapat ditekan secara signifikan.(ADV Damkarmatan Kukar/Anita R)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi