Foto Ilustrasi Damkar.

Sambaranews.com | KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Pos Sektor Kota Bangun kembali memberikan edukasi mengenai alat-alat pemadam sederhana yang dapat digunakan di rumah. Kepala Pos, Abdi Ratama, menjelaskan bahwa ember, kain basah, hingga baking soda dapat menjadi alat pemadam awal ketika menghadapi kebakaran kecil. “Yang penting warga tahu kapan dan bagaimana menggunakannya,” ujarnya pada Minggu (14/9/2025).
Ia menerangkan bahwa untuk api dari minyak, warga dilarang keras menggunakan air karena akan membuat percikan membesar. Baking soda atau pasir lebih efektif untuk memutus oksigen. Sementara itu, kain basah dapat digunakan untuk menekan api kecil dari benda padat seperti kayu atau kertas.
Abdi menyoroti bahwa kesalahan paling umum terjadi saat warga panik. Banyak yang mencoba memadamkan api dengan cara yang tidak sesuai, bahkan berisiko memperbesar kobaran. Oleh karena itu, pemahaman dasar mengenai jenis api dan alat pemadam yang tepat harus diketahui seluruh anggota keluarga.
Damkarmatan Kota Bangun juga mendorong warga menyiapkan ember pasir di dapur, menyediakan kain basah yang mudah diambil, serta tidak menyimpan cairan mudah terbakar di dekat area panas. “Kesalahan kecil saat panik bisa berakibat besar. Edukasi sederhana ini dapat menyelamatkan nyawa,” tegas Abdi.
Ia berharap materi edukasi ini diterapkan secara nyata, bukan hanya sebagai pengetahuan, sehingga warga dapat melakukan tindakan awal sebelum petugas tiba di lokasi.(ADV Damkarmatan Kukar/Anita R)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi