Pemkab PPU Gelar Koordinasi Dan Sinkronisasi Pelembagaan Pemenuhan Hak Anak Tahun 2025.

Sambaranews.com, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar kegiatan koordinasi dan sinkronisasi pelembagaan pemenuhan hak anak tahun 2025, bertempat di Balai Penyuluh KB PPU, Selasa (25/03/2025).
Kepala DP3AP2KB PPU, Chairur Rozikin mengatakan, kegiatan ini terlaksana menindaklanjuti hasil verifikasi administrasi penilaian evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Provinsi kalimantan timur (Kaltim).
“Serta pendampingan KLA dalam rangka persiapan penilaian Verifikasi Lapangan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pada April mendatang, ” ungkapnya.
Lanjut Chairur, pihaknya ingin memastikan bahwa data dan implementasi di lapangan sesuai dengan laporan yang telah sampaikan.
“Untuk itu, kami akan mengintensifkan koordinasi dengan seluruh OPD terkait untuk melengkapi eviden atau bukti yang dibutuhkan,” terangnya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mewujudkan KLA. Karena, penilaian KLA merupakan cerminan dari kerja kolaboratif seluruh elemen daerah.
“Oleh karena itu, kami akan terus memperkuat sinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik lembaga masyarakat, maupun pihak terkait lainnya,” pungkasnya..
Dengan dukungan seluruh stakeholder, pihaknya optimis kabupaten PPU dapat meraih predikat Nindya, yang sebelumnya meraih predikat Pratama selama empat tahun berturut-turut. (nr/Adv Diskominfo PPU)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi