Kepala Dishub PPU, Alimuddin. (adv/*)

Sambaranews.com, PPU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menghadapi tantangan besar dalam pelaksanaan program penerangan jalan umum (PJU) setelah adanya rencana pemangkasan anggaran dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
Pemangkasan anggaran ini merupakan bagian dari kebijakan efisiensi keuangan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Akibatnya, beberapa program Dishub PPU, termasuk pemasangan ratusan unit PJU yang telah dialokasikan Rp 5 miliar, terancam mengalami penyesuaian.
“Kami sudah menyiapkan anggaran untuk pemasangan PJU di berbagai titik yang membutuhkan, terutama di lokasi minim pencahayaan,” ujar Kepala Dishub PPU, Alimuddin, Rabu (13/3/2025).
Meski ada kemungkinan pemangkasan anggaran hingga Rp 8,9 miliar, Dishub PPU tetap berupaya agar pemasangan PJU bisa berjalan. Prioritas utama tetap diberikan pada titik-titik rawan kecelakaan, terutama di ruas jalan kabupaten yang minim penerangan dan berpotensi membahayakan pengendara.
Alimuddin menegaskan, meskipun belum dapat memastikan lokasi detail pemasangan, pihaknya akan memastikan PJU ditempatkan di area yang paling membutuhkan.
“Kami belum bisa memastikan lokasi pastinya, tapi yang jelas akan diprioritaskan di titik yang minim pencahayaan dan memiliki risiko tinggi kecelakaan,” tambahnya.
Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, keberadaan PJU juga bertujuan untuk menekan angka kriminalitas di wilayah yang rawan kejahatan, terutama di jalur sepi dan kurang penerangan.
Saat ini, Dishub PPU masih menunggu kepastian dari BKAD terkait jumlah akhir anggaran yang bisa digunakan. Alimuddin berharap pemangkasan tidak terlalu besar, agar program ini tetap bisa berjalan dengan optimal.
“Begitu anggaran final ditetapkan, kami akan segera melaksanakan pemasangan PJU sesuai dengan dana yang tersedia. Kami tetap berkomitmen meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di PPU,” tandasnya.
Dengan keterbatasan anggaran, Dishub PPU berupaya mencari solusi terbaik agar program penerangan jalan tetap berjalan, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. (nr/Adv Diskominfo PPU)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi