Kades Embalut, Yahya. *(adv/vk)

Sambaranews.com, TENGGARONG – Pemerintah Desa Embalut terus mendorong sektor pertanian dengan memberikan bantuan bagi petani jagung yang mengelola lahan bekas tambang. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produksi serta kesejahteraan warga setempat.
Kepala Desa Embalut, Yahya, menyatakan bahwa program ini menjadi bagian dari prioritas desa dalam pengembangan ekonomi masyarakat. “Kami sudah menyiapkan anggaran untuk mendukung para petani agar mereka bisa lebih optimal dalam mengelola lahan ini,” kata Yahya.
Saat ini, sekitar 40 hektare lahan bekas tambang di desa tersebut dimanfaatkan untuk budidaya jagung. Pemanfaatan lahan ini menjadi solusi bagi keterbatasan lahan sawah di desa yang hanya sekitar 40 hektare. “Jagung menjadi komoditas yang kami anggap potensial karena bisa tumbuh dengan baik di lahan bekas tambang,” ujarnya.
Selain bantuan finansial, pemerintah desa juga memberikan pelatihan serta pendampingan agar petani dapat mengelola lahan dengan lebih efisien. Diharapkan, upaya ini dapat mendorong ekonomi berbasis pertanian yang lebih berkelanjutan di Desa Embalut.
Pemanfaatan lahan bekas tambang untuk pertanian sebelumnya direncanakan akan dikunjungi oleh Menteri Desa, Menteri Lingkungan Hidup, dan Menteri Kelautan dan Perikanan. Namun, kunjungan tersebut batal dan kemungkinan akan dijadwalkan ulang setelah Lebaran. “Kami berharap kunjungan ini tetap terlaksana agar ada perhatian lebih dari pemerintah pusat,” ungkap Yahya.
Dengan adanya program ini, Pemdes Embalut optimistis ekonomi masyarakat bisa lebih berkembang dan tidak hanya bergantung pada sektor perikanan. (ADV Diskominfo Kukar/nr)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi