Kepala Dishub PPU, Alimuddin. (adv/*)

Sambaranews.com, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya mengoptimalkan penerimaan retribusi daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dinas Perhubungan (Dishub) PPU menargetkan Rp10 miliar dari sektor retribusi pada tahun 2025, dengan Pelabuhan Buluminung dan sistem parkir pasar tradisional sebagai andalan utama.
Kepala Dishub PPU, Alimuddin, menegaskan bahwa strategi peningkatan retribusi akan difokuskan pada modernisasi pengelolaan serta transparansi layanan. Menurutnya, berbagai upaya telah disiapkan untuk mencegah kebocoran pendapatan dan memastikan pendapatan daerah meningkat secara signifikan.
“Kami terus memperbaiki sistem pengelolaan agar penerimaan lebih optimal dan transparan. Dengan strategi yang tepat, kami yakin target ini bisa dicapai,” ujar Alimuddin, Selasa (04/3/2025).
Pada tahun 2024, retribusi dari sektor transportasi mencapai Rp9 miliar, melampaui target awal. Untuk mempertahankan tren positif ini, Dishub PPU mulai menerapkan sistem parkir berportal di beberapa pasar tradisional. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penarikan retribusi dan mencegah kebocoran pendapatan yang selama ini menjadi tantangan.
Selain sektor parkir, Pelabuhan Buluminung menjadi kontributor utama dalam retribusi daerah. Tahun lalu, pelabuhan ini berhasil menyumbang Rp8 miliar, melebihi target yang ditetapkan sebesar Rp7,7 miliar. Untuk meningkatkan angka tersebut, Dishub PPU merencanakan peningkatan fasilitas dan efisiensi layanan agar lebih banyak kapal dan aktivitas bongkar muat dapat dilakukan di pelabuhan tersebut.
“Pelabuhan memiliki peran penting dalam pergerakan ekonomi daerah. Dengan peningkatan layanan dan pengawasan yang lebih baik, kontribusinya terhadap PAD bisa semakin besar,” tambah Alimuddin.
Selain pelabuhan dan parkir, Dishub PPU juga akan melakukan perbaikan pada layanan terminal dan angkutan umum. Modernisasi sistem transportasi ini diharapkan dapat menambah sumber retribusi baru yang akan memperkuat penerimaan daerah.
“Kami terus melakukan evaluasi dan inovasi agar retribusi daerah dapat dikelola lebih efektif serta memberikan dampak maksimal bagi pembangunan di PPU,” tegasnya.
Dengan pendekatan yang lebih sistematis dan fokus pada sektor strategis, Pemkab PPU berharap retribusi daerah dapat terus meningkat guna mendukung pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan. (nr/Adv Diskominfo PPU)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi