Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri. *(adv/ist)

Sambaranews.com, BALIKPAPAN – Program “Balikpapan Terang” menjadi salah satu langkah konkret dalam meningkatkan infrastruktur kota melalui optimalisasi pencahayaan jalan. Namun, DPRD Balikpapan meminta agar program ini dapat diterapkan secara merata hingga ke seluruh wilayah kota, tidak hanya di kawasan utama.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, menyoroti pentingnya penerangan yang memadai untuk mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Dengan penerangan yang cukup, Balikpapan bisa menjadi kota yang lebih hidup di malam hari. Ini bisa mendukung sektor ekonomi seperti kuliner malam dan pariwisata,” ujarnya.
Selain manfaat ekonomi, pencahayaan yang baik juga akan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas dan mencegah tindakan kriminal di area yang selama ini masih minim penerangan.
DPRD Balikpapan mendorong pemerintah kota untuk tidak hanya fokus pada penerangan di jalan utama, tetapi juga memperhatikan kawasan pemukiman, jalan lingkungan, dan tempat-tempat yang menjadi pusat aktivitas warga pada malam hari.
“Kami berharap agar implementasinya berjalan secara berkelanjutan. Sebab, masih adanya laporan dari warga bahwa selama ini masih ada titik-titik jalan di Balikpapan yang penerangannya masih kurang optimal,” tambah Yusri.
DPRD juga menyoroti pentingnya penggunaan teknologi dalam penerangan jalan, seperti penerapan lampu LED hemat energi yang lebih efisien dan tahan lama. Selain ramah lingkungan, teknologi ini juga dapat membantu mengurangi biaya operasional dan pemeliharaan jangka panjang bagi pemerintah kota.
Tak hanya itu, DPRD meminta agar pemerintah daerah bekerja sama dengan pihak swasta dalam pendanaan dan pemeliharaan fasilitas penerangan. Dengan skema kerja sama ini, diharapkan program “Balikpapan Terang” dapat berjalan lebih cepat dan mencakup lebih banyak wilayah tanpa membebani anggaran daerah secara berlebihan.
Lebih lanjut, DPRD menegaskan pentingnya pemantauan dan evaluasi rutin terhadap program penerangan kota. Sistem monitoring berbasis teknologi dapat diterapkan untuk memastikan lampu-lampu jalan yang rusak segera diperbaiki, sehingga tidak ada lagi kawasan gelap yang berpotensi membahayakan masyarakat.
Dengan pemerataan penerangan yang baik, DPRD optimis bahwa program ini bisa menjadi solusi untuk menjadikan Balikpapan sebagai kota yang lebih modern, nyaman, dan aman bagi seluruh warganya. (*/ADV/DPRD Balikpapan)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi